Waisai, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten Raja Ampat memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi 40 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 sebagai persiapan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kabupaten. Diklat yang dibuka Wakil Bupati Raja Ampat di Gedung Wanita Syalome Seben, Waisai, Kamis (23/7/2026).
Sebanyak 40 peserta, terdiri atas 25 putra dan 15 putri, merupakan pelajar terbaik hasil seleksi dari sejumlah SMA dan SMK di Raja Ampat.
Wakil Bupati menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk mengemban tugas kenegaraan dan membangun karakter generasi muda.
"Ini bukan sekadar kegiatan sekolah biasa. Ini adalah kehormatan tertinggi bagi seorang anak bangsa. Dari ratusan pelajar di Kabupaten Raja Ampat, kalianlah yang terpilih membawa amanah mengibarkan Sang Saka Merah Putih, simbol perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa," ujar dia.
Ia meminta peserta memanfaatkan seluruh proses pelatihan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, dan cinta tanah air.
"Jadikan seluruh proses pelatihan ini sebagai wadah untuk membentuk karakter. Tanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, dan cinta tanah air, karena nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal kalian, tidak hanya saat bertugas pada 17 Agustus nanti, tetapi juga ketika menjadi generasi penerus dan calon pemimpin Raja Ampat di masa depan," kata dia.
Ia juga mengajak peserta bangga menjadi putra-putri Raja Ampat dan menjadikan daerahnya sebagai sumber semangat untuk mengabdi kepada bangsa.
Selama diklat, para calon Paskibraka akan mengikuti pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, serta pelatihan fisik dan mental yang dipandu Kodim 1805 Raja Ampat bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Raja Ampat.
Pemkab Raja Ampat berharap para peserta mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dengan baik sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda.
(MC Raja Ampat/Sarkasi Liau).