Ratusan Akademisi Hadiri AICCON 2026, Padang Perkuat Diplomasi Ilmiah dan Pariwisata
Padang, InfoPublik – Kota Padang memanfaatkan penyelenggaraan The 6th Annual International Communication Conference (AICCON) 2026 dan Kongres VIII Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Indonesia sebagai panggung untuk memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan kuliner Minangkabau di tingkat internasional, sekaligus mendorong pencalonan sebagai UNESCO Creative Cities Network (UCCN) kategori Kota Gastronomi.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menjamu ratusan akademisi, peneliti, dan praktisi komunikasi dari dalam maupun luar negeri dalam jamuan kehormatan dan gala dinner di Rumah Bagonjong Baiturrahmah, Rabu (22/7/2026).
Selain menjadi ajang penyambutan delegasi, kegiatan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Padang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta konferensi internasional yang selama tiga hari mengikuti berbagai agenda ilmiah di ibu kota Provinsi Sumatra Barat.
"Kami sangat terhormat menjadi tuan rumah AICCON 2026 dan Kongres VIII Aspikom Indonesia. Semoga seluruh delegasi memperoleh pengalaman berkesan, menikmati keramahan masyarakat, sekaligus mengenal keindahan dan kekayaan budaya Kota Padang," ujar Fadly.
Menurutnya, penyelenggaraan konferensi internasional tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga berdampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perhotelan, kuliner, serta pariwisata.
Fadly mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mengupayakan agar kota tersebut masuk dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sebagai Kota Gastronomi Dunia.
Ia berharap kehadiran para akademisi dan delegasi internasional dapat semakin memperkenalkan kekayaan kuliner Minangkabau yang dinilai memiliki keunikan, sejarah, dan nilai budaya yang layak mendapat pengakuan dunia.
"Kehadiran para delegasi telah menggerakkan sektor UMKM dan perekonomian daerah. Kami juga memohon dukungan agar Padang berhasil menjadi nominator Kota Gastronomi Dunia melalui kekayaan kuliner Minangkabau," katanya.
Ketua Umum Aspikom Indonesia, Anang Sujoko, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap penyelenggaraan konferensi internasional tersebut.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, media, dan masyarakat agar mampu menghasilkan kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.
"Pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Sinergi dengan akademisi, media, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas sekaligus Ketua Aspikom Koordinator Wilayah Sumatra Barat, Elva Ronaning Roem, menjelaskan rangkaian AICCON 2026 dan Kongres VIII Aspikom Indonesia berlangsung pada 22–24 Juli 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang.
Mengusung tema "Communication Transformation for Sustainable Communities: Policy, Culture, and Digital Futures", forum tersebut menghadirkan diskusi mengenai transformasi komunikasi dalam mendukung pembangunan masyarakat berkelanjutan, kebijakan publik, pelestarian budaya, serta penguatan ekosistem digital.
Melalui penyelenggaraan konferensi internasional ini, Padang tidak hanya memperkuat posisinya sebagai kota tujuan kegiatan ilmiah dan akademik, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jejaring internasional, mempromosikan potensi daerah, serta memperkuat sektor ekonomi berbasis pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
(Charlie / David)
© Copyright 2026, All Rights Reserved