MAKASSAR, InfoPublik - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong secara resmi memperkenalkan motif khas terbarunya, Bomba Saga, pada puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar, Jumat (10/7/2026).
Peluncuran motif ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendorong produk lokal menembus pasar nasional hingga internasional.
Acara bertema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) dan Hotel Claro tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, didampingi Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, serta dihadiri pengurus Dekranasda dari seluruh Indonesia.
Ketua Dekranasda Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, memimpin langsung delegasi untuk memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus membuka keran pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perajin lokal. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang kolaborasi dan transfer ilmu antarperajin.
"Melalui momentum ini, kami ingin memperkenalkan potensi kriya dan kerajinan Parigi Moutong kepada masyarakat luas, khususnya motif Bomba Saga. Semoga para perajin dan pelaku UMKM kita semakin termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar," ujar Hestiwati.
Keikutsertaan dalam HUT Dekranas diharapkan menghasilkan dampak nyata bagi Parigi Moutong, antara lain pembukaan peluang kerja sama dagang berskala besar, sarana studi banding untuk melihat tren kriya berkelanjutan, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Pameran kriya Nusantara ini membuktikan bahwa produk seperti Bomba Saga memiliki daya saing tinggi. Melalui sentuhan inovasi tanpa meninggalkan akar budaya, perajin Parigi Moutong didorong untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah dan nasional. (MC Parigi Moutong/Germawan)