Raja Ampat, InfoPublik- Sebanyak 10 negara dengan total 43 tim dipastikan ambil bagian dalam ajang internasional Asian Volleyball Confederation (AVC) Beach Tour Raja Ampat 2026 yang akan digelar pada 6–9 April 2026 di Pantai WTC, Kota Waisai.
"Dari jumlah tersebut, terdiri dari 22 tim putra dan 21 tim putri yang akan bersaing dalam turnamen voli pantai bergengsi di kawasan Asia-Pasifik," kata Ketua Panitia, Kodik, di Kota Waisai, Sabtu (28/3/2026).
Adapun negara peserta meliputi Indonesia, Thailand, Filipina, Selandia Baru, Iran, Hong Kong, Kazakhstan, Jepang, dan Australia.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama panitia pelaksana terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari pembangunan lapangan, akomodasi atlet, hingga dukungan teknis dan pelayanan bagi peserta internasional.
Sebelumnya, Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam, menegaskan bahwa seluruh persiapan harus diselesaikan secara maksimal sebelum pelaksanaan.
“Kita harus bergerak cepat. Semua persiapan harus tuntas sebelum pelaksanaan agar event ini berjalan sukses,” tegas dia.
Ia juga menyoroti progres pembangunan lapangan di Pantai WTC yang masih perlu dipercepat agar mencapai kesiapan penuh.
“Kalau tidak kita kejar, tidak akan selesai. Bila perlu lembur, supaya sebelum pelaksanaan semuanya sudah siap,” ujar dia.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari akomodasi atlet, penerimaan tamu, pengamanan lokasi, hingga pengaturan akses di sekitar area kegiatan.
“Jangan sampai persiapan kita tidak matang dan memberikan penilaian yang tidak baik bagi Raja Ampat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas dia.
Lebih lanjut, ia menilai event ini memiliki peran strategis dalam mendorong Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia.
“Event ini sangat penting untuk memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Jika sukses, dampaknya akan besar terhadap pariwisata dan investasi ke depan,” ungkap dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Raja Ampat, Paul Karel Mayor, menyampaikan bahwa tim PBVSI Pusat telah meninjau langsung kesiapan lapangan di Pantai WTC.
“Hasil peninjauan menunjukkan kualitas pasir sudah sangat baik untuk pertandingan voli pantai. Saat ini proses penyiapan terus kami kejar,” jelas dia.
Ia menambahkan, tim-tim peserta dijadwalkan mulai tiba di Kota Waisai pada 2 hingga 4 April 2026, sebelum mengikuti technical meeting dan pembukaan yang dirangkaikan dengan welcome dinner pada 5 April 2026.
“Rencana kedatangan tim berlangsung mulai 2 sampai 4 April. Selanjutnya akan dilaksanakan technical meeting dan opening ceremony yang dirangkaikan dengan welcome dinner pada 5 April 2026,” ujar.dia.
Sekretaris Panitia, Richardo Umkeketony, menambahkan bahwa panitia telah menyiapkan 16 tenaga penerjemah untuk mendampingi kontingen peserta.
“Kami akan memilih 10 orang untuk mendampingi masing-masing negara peserta,” ujar dia.
Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kenyamanan peserta sekaligus mempromosikan potensi wisata Raja Ampat, termasuk penawaran paket wisata bagi atlet dan ofisial.
Kasie Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, sebelumnya menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam penyelenggaraan event internasional.
“Bukan hanya pertandingan, tetapi pelayanan kepada peserta harus maksimal, mulai dari lapangan, akomodasi, konsumsi hingga transportasi,” ujar dia.
Dengan dukungan seluruh pihak dan pemerintah daerah, panitia optimistis AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat 2026 dapat terselenggara dengan sukses serta memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
(Petrus Rabu/MC Raja Ampat)