PLN Pastikan Jaringan Listrik di RSUD Raja Ampat segera Terpasang
Tim Leader Pelayanan PLN ULP Waisai, Ernest Pardede/ Petrus Rabu/MC Raja Ampat.
Tim Leader Pelayanan PLN ULP Waisai, Ernest Pardede/ Petrus Rabu/MC Raja Ampat.
Raja Ampat, InfoPublik- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Kabupaten Raja Ampat saat ini telah mendekati tahap penyelesaian. Fasilitas kesehatan yang direncanakan diresmikan pada Mei 2026 tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.
Seiring dengan progres pembangunan fisik yang hampir rampung, proses penyambungan jaringan listrik menuju rumah sakit juga sedang dalam tahapan penyiapan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Tim Leader Pelayanan PLN ULP Waisai, Ernest Pardede, menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti permohonan penyambungan listrik yang diajukan manajemen rumah sakit melalui tahapan administrasi, survei lapangan, hingga pengusulan teknis ke unit PLN yang berwenang.
“Dari sisi kami di ULP Waisai, prosesnya sudah berjalan. Setelah permohonan masuk, kami menjelaskan tahapan yang perlu dipenuhi pelanggan, termasuk kesiapan instalasi dan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Selanjutnya dokumen tersebut kami teruskan ke unit PLN UP3 Sorong Kota,” ujar dia saat ditemui di Kantor PLN ULP Waisai, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan, tim teknis PLN juga telah melakukan survei lapangan untuk menentukan titik pembangunan jaringan listrik menuju area rumah sakit.
“Kami sudah melakukan survei bersama untuk menentukan lokasi tiang listrik serta jalur kabel yang akan masuk ke kubikel rumah sakit. Seluruh data teknis sudah kami kirimkan ke unit PLN yang menangani pengadaan material,” jelas Ernest.
Menurut Ernest, pekerjaan jaringan yang dibutuhkan relatif sederhana, yakni penambahan satu tiang listrik serta penarikan kabel menuju kubikel rumah sakit. Apabila material tersedia, pembangunan jaringan diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
“Jika material sudah tersedia, pembangunan jaringan biasanya dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan,” kata dia.
Sementara itu, Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitella, sebelumnya telah menyampaikan permohonan penyambungan listrik kepada pihak PLN guna mendukung kesiapan operasional rumah sakit.
Pembangunan RSUD Tipe C Raja Ampat merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam memperkuat akses layanan kesehatan di daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Kabupaten Raja Ampat.
Dengan target peresmian pada Mei 2026, diharapkan seluruh fasilitas pendukung, termasuk jaringan listrik, dapat segera terpenuhi sehingga rumah sakit tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Raja Ampat.
(Petrus Rabu/MC Raja Ampat)
© Copyright 2026, All Rights Reserved