Raja Ampat, InfoPublik – Kapal perintis angkutan laut gratis KM Gandha Nusantara 11 yang akan melayani trayek Waisai–Pulau Paam (PP) resmi dioperasikan di Pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat, pada Rabu (10/9/2025).
Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, menjelaskan, pengoperasian kapal ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan kepulauan yang masih terbatas akses transportasi.
“KM Gandha Nusantara 11 adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat kepulauan. Akses yang lebih baik akan membuka peluang di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung dan merata,” ujar Gubernur Ppaua Barat Daya.
Acara ini dihadiri pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Menurut Elisa Kambu, layanan angkutan laut perintis ini diberikan secara gratis sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat pesisir dan kepulauan agar memperoleh transportasi yang aman, terjangkau, dan terjadwal.
Sementara itu, Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi melalui program tersebut. Menurutnya, kapal perintis tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
“Melalui program ini, pemerintah semakin dekat dengan rakyat. Kehadiran kapal perintis akan sangat membantu nelayan, pelaku UMKM, maupun masyarakat umum dalam menjalankan aktivitas harian. Ini bukan sekadar transportasi, tetapi jembatan yang menghubungkan kehidupan dan harapan,” ungkapnya.
Kapal perintis KM Gandha Nusantara 11 dirancang melayani rute antarpulau yang belum terjangkau transportasi komersial. Selain penumpang, kapal ini juga dapat mengangkut kebutuhan pokok sehingga diharapkan mampu menekan biaya logistik dan meningkatkan ketersediaan barang di wilayah terpencil.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyatakan pengoperasian kapal ini akan terus dievaluasi dan ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan, frekuensi pelayaran, maupun cakupan trayek, agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan. (Penta Nila Juwita/MC.Raja Ampat)