- Oleh MC KOTA PONTIANAK
- Selasa, 25 Maret 2025 | 14:48 WIB
© 2023 - Portal Berita InfoPublik.
:
Oleh MC PROV KALIMANTAN BARAT, Rabu, 19 Februari 2025 | 20:08 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 203
Pontianak, InfoPublik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2025, yang mencakup 44 kegiatan pariwisata di 14 kabupaten/kota. Jumlah ini meningkat dari 34 kegiatan pada 2024, menunjukkan komitmen Kalbar dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windy Prihastari Harisson, mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga berdampak besar pada ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.
Event ini mendorong peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal di sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan industri kreatif. Selain itu, Kalbar semakin dikenal dengan keunikan wisata alam dan budaya yang dimiliki," ujar Windy dalam wawancara di Program “SAPA KALBAR” Kompas TV Pontianak, Senin (17/2/2025).
Pada 2025, Disporapar Kalbar menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada 2024, jumlah wisatawan Nusantara yang datang ke Kalbar mencapai 8,1 juta, meningkat 73,3 persen dari 2023, sementara wisatawan mancanegara naik 20,23 persen. Dengan promosi yang lebih gencar, kami optimis target tahun ini bisa tercapai," jelas Windy.
Windy menekankan bahwa era digital dan inovasi teknologi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Salah satu strategi yang sedang dikembangkan adalah mengintegrasikan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dalam event pariwisata.
"Dengan AR dan VR, wisatawan dapat merasakan pengalaman imersif sebelum datang ke Kalbar secara langsung. Ini menjadi daya tarik tersendiri dalam memperkuat citra Kalbar sebagai destinasi wisata unggulan," tambahnya.
Disporapar Kalbar terus mendorong pengembangan sektor pariwisata di daerah, dengan mengajak Disporapar kabupaten/kota untuk lebih memaksimalkan potensi wisata yang ada.
"Melalui kolaborasi antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot, kami berharap sektor pariwisata Kalbar semakin maju, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta menjadi destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional," tutup Windy.
Dengan strategi digital, promosi agresif, dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kalbar siap menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia pada 2025.
(Wnd/irm)