Raja Ampat, InforPublik - Kementerian Perindustrian melalui Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI melaksanakan Bimbingan Teknis bagi pelaku UMKM terkait Penumbuhan dan Pengembagan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (IKM) di kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat Daya.
Bimtek yang meliputi pelatihan Olahan Pangan, Pelatihan kerajinan, pelatihan perbaikan motor tempel dan perbengkelan las tersebut berlangsung kurang lebih selama 10 hari dan berakhir, Kamis (28/9/2023) di Kabupaten Raja Ampat.
Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat, Rico Sia, B.E, M.Si melalui media daring ketika menutup kegiatan tersebut, Kamis, (28/9/2023) menjelaskan sebelumnya kegiatan tersebut telah dilaksanakan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong Selatan.
Diakuinya, bicara perindustrian di Papua Barat atau Papua Barat Daya banyak peluang yang bisa dikembangkan karena didukung potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Karena itu Rico Siap berharap dengan Bimtek kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian tersebut diharapkannya pelaku-pelaku UMKM di Papua Barat Daya mendapat tambahan keterampilan dan pengetahuan baru untuk bertumbuh dan berkembang dalam dunia usaha.
Diakuinya, menciptakan dan melahirkan sesuatu inovasi baru dalam usaha maupun industri merupakan hal yang membanggakan daerah dan Indonesia umumnya.
"Saya sangat bersyukur karena program aspirasi yang dilaksanakan di kabupaten/kota di Papua Barat Daya ini berjalan dengan baik dan mendapat respek yang cukup dari peserta yang berjumlah 120 orang per kabupaten/kota," ujar Rico Sia.
Rico Sia menjelaskan dari kegiatan Bimtek Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (IKM) di Papua Barat Daya tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas, mental yang kuat dan daya saing dengan produk-produk non lokal .
"Selain itu harapan saya IKM kita mendapat dukungan dari pemerintah daerah dalam menumbuhkembangkan produk-produk unggulan yang dihasilkan," ujar Rico Sia.
Dirinya mengaku bangga karena masyarakat khususnya peserta sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut.
“Dalam sepuluh hari ini saya mendapat update setiap titik pelatihan dari tenaga ahli saya dan saya merasa senang juga bahwa laporan yang didapat masyarakat merasa senang mendapat program Bimtek ini,” kata Rico Sia.
Sebagai anggota DPR RI Perwakilan Papua Barat dan Papua Barat Daya dirinya berharap agar yang apa yang didapat selama Bimtek tersebut dikembangkan dalam mengembangkan usaha dan mewujudkan ekonomi masyarakat Papua Barat Daya yang semakin baik dan sejahtera.
Sementara itu, Pejabat Fungsional Ahli Muda Sub Koordinator Alat Angkut, Kementerian Perindustrian, Drs. Sunandar, MM mengaku bangga dengan antusiasme peserta dalam mengikuti Bimtek tersebut. Mewakili kementerianya dirinya meminta agar materi yang sudah ajarkan tersebut bisa membawa manfaat bagi penumbuhan dan pengembangan wira usaha baru di Papua Barat Daya.
“Kita semua memiliki kemampuan yang sama. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, jadi kita juga harus bisa bersaing dalam dunia usaha,” kata Drs. Sunandar, MM .
Pelatihan itu mendapat apresiasi positif dari Pemda Raja Ampat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Raja Ampat melalui Sekretaris mengakui bimtek tersebut membantu daerah dalam mengembangkan usaha pelaku UMKM di Raja Ampat, dan berharap kementerian dan DPR RI agar terus melakukan kegiatan dalam rangka meningkatan SDM Papua Barat Daya umumnya dan Raja Ampat khususnya. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)