:
Oleh MC Kabupaten Gianyar, Jumat, 12 Agustus 2016 | 12:41 WIB - Redaktur: Kusnadi - 758
Gianyar, InfoPublik - Sikap Pemkab Gianyar untuk menata keberadaan toko modern berjejaring yang keberadaannya kian marak di Gianyar dibuktikan dengan menggelar sidak. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), sidak dilakukan di seputaran wilayah Gianyar dan Ubud, Jumat (12/8).
Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti keberadaan toko modern berjejaring namun diduga belum mengantongi izin.
Kasat Pol PP Kabupaten Gianyar, Dewa Made Suartika didampingi Kabid Perizinan BPPT Gianyar, Gusti Ngurah Suartika, mengatakan sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti Perda No 5 Tahun 2013 tentang Keberadaan Toko Modern.
Dari beberapa toko yang berada di seputaran Gianyar kota dan Kecamatan Ubud ditemukan hampir semua toko modern belum bisa menunjukkan izinnya.
“Setelah kami tinjau ternyata mereka tidak bisa menunjukkan surat izinnya, jadi kami berikan Surat Peringatan dulu” terang Dewa Suartika.
Dikatakannya, saat melakukan peninjauan ke lapangan, pemilik toko bersangkutan sedang tidak berada di tempat. Dengan demikian, pihaknya mengagendakan akan memanggil pemilik toko untuk dapat dimintai keterangan pada Senin (15/8).
“Kalau memang sudah mengantongi izin, kami harap para pemilik toko dapat menunjukkannya, namun kalau belum kami akan melakukan tindakkan tegas,” ucapnya.
Tindakan tegas akan dilakukannya apabila tidak ada tindak lanjut dari pemilik toko setelah diberi peringatan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Gianyar.
Karena diketahui bahwa data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, idealnya di Gianyar hanya dapat memberikan 79 unit toko modern, namun faktanya toko modern di Gianyar sudah sangat menjamur, melebihi jumlah ideal yang diijinkan. (MC.Gianyar/Humas/Kus)