Jakarta InfoPublik – Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB PERGATSI) menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 sebagai ajang evaluasi pembinaan dan penjaringan atlet potensial untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Ketua Harian PB PERGATSI Khalawi Abdul Hamid mengatakan, kejuaraan nasional tersebut tidak hanya menjadi arena persaingan atlet dari berbagai daerah, tetapi juga sarana untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet dan kesiapan mereka menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
“Kejuaraan nasional ini merupakan salah satu ajang penting dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Melalui kompetisi ini, kita dapat melihat hasil pembinaan masing-masing daerah sekaligus mempersiapkan atlet untuk menghadapi PON mendatang,” ujar Khalawi dalam siaran pers PB PERGATSI, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Khalawi, pertemuan atlet dari berbagai daerah memberikan kesempatan untuk menguji kualitas permainan, ketahanan mental, strategi, serta kerja sama tim. Hasil pertandingan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi daerah dalam menentukan kebutuhan pembinaan selanjutnya.
Kejurnas Gateball 2026 berlangsung pada 20–24 Oktober 2026 di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Jakarta. Kompetisi ini mempertandingkan 11 kategori, mulai dari nomor tunggal dan ganda hingga triple dan beregu, baik putra, putri maupun campuran.
Petakan Potensi Atlet untuk PON
PB PERGATSI berharap hasil Kejurnas dapat membantu memetakan potensi atlet yang dipersiapkan menghadapi tahapan kualifikasi dan penyelenggaraan PON berikutnya. Pemetaan tersebut diharapkan menjadi salah satu dasar untuk menyusun pembinaan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berbasis hasil kompetisi.
Khalawi menilai persaingan gateball antardaerah semakin kompetitif seiring meningkatnya perhatian terhadap pembinaan dan pencapaian prestasi. Karena itu, daerah perlu menjaga kesinambungan latihan, meningkatkan kualitas pelatih, serta menyediakan kesempatan bertanding yang memadai bagi atlet.
Melalui kompetisi nasional, daerah dapat mengevaluasi kemampuan atlet berdasarkan performa di lapangan. Aspek yang diuji antara lain ketepatan pukulan, konsentrasi, penerapan strategi, serta koordinasi antarpemain, terutama pada nomor yang mengandalkan kerja sama tim.
Evaluasi tersebut penting agar pembinaan tidak hanya berorientasi pada hasil satu kejuaraan, tetapi juga pada peningkatan kemampuan atlet dalam jangka panjang. Dengan demikian, atlet yang menunjukkan potensi dapat memperoleh pembinaan lanjutan sesuai kebutuhan dan target kompetisi.
Sebelas Kategori Pertandingan
Kejurnas Gateball 2026 mempertandingkan 11 kategori yang memberikan kesempatan kepada atlet untuk bersaing dalam nomor perorangan maupun tim. Berikut kategori yang dipertandingkan:
-
Beregu campuran
-
Ganda campuran
-
Triple putra
-
Triple putri
-
Ganda putra
-
Tunggal putri
-
Triple campuran
-
Ganda putri
-
Tunggal putra
-
Beregu putri
-
Beregu putra
Keberagaman kategori tersebut membuka ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sesuai nomor yang diikuti. Pada nomor perorangan, konsistensi dan ketepatan menjadi bagian penting dalam pertandingan. Sementara itu, nomor ganda, triple, dan beregu menuntut koordinasi serta kerja sama antarpemain.
PB PERGATSI berharap Kejurnas Gateball 2026 dapat memperkuat ekosistem pembinaan gateball di Indonesia sekaligus mendorong lebih banyak daerah mengembangkan olahraga tersebut secara konsisten.
Penyelenggaraan kejuaraan nasional ini menjadi bagian dari upaya membangun persaingan yang sehat antardaerah dan meningkatkan kualitas atlet. Melalui pembinaan berkesinambungan, PB PERGATSI menargetkan lahirnya atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan Kejurnas tidak hanya diukur dari munculnya para juara, tetapi juga dari manfaatnya bagi proses pembinaan. Hasil kompetisi diharapkan menjadi pijakan bagi daerah dan organisasi olahraga untuk menyiapkan atlet yang lebih kompetitif dalam menghadapi agenda olahraga berikutnya.