Jakarta, InfoPublik – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, secara langsung meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Siswa Sekolah Kedinasan yang dipusatkan di titik lokasi Kantor Regional XI BKN Manado, Kamis (24/9/2026).
Dalam kunjungan pengawasan tersebut, pucuk pimpinan BKN ini memastikan, seluruh rangkaian proses seleksi yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) berjalan sangat transparan dan menutup rapat seluruh celah manipulasi.
Sistem digital terintegrasi ini dirancang khusus untuk meminimalkan hingga menghapus segala bentuk peluang intervensi dari pihak luar dalam proses rekrutmen aparatur negara.
Zudan menegaskan, mekanisme seleksi mutakhir yang telah disiapkan oleh BKN bersama Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) semata-mata ditujukan untuk menegakkan prinsip meritokrasi.
Menurutnya, sistem birokrasi pemerintahan saat ini menuntut kualitas sumber daya manusia yang lahir dari kompetisi murni.
Oleh karena itu, pengamanan sistem digital berlapis diterapkan agar tidak ada satu pun pihak yang bisa memanipulasi atau mendongkrak hasil ujian di luar kapasitas akademis peserta itu sendiri.
“Ini adalah bentuk ikhtiar dan upaya keras dari kita semua di jajaran panitia seleksi nasional. Penyiapan dan penyediaan instrumen seleksi, baik untuk pengadaan CPNS maupun bagi calon siswa sekolah kedinasan, dibuat setransparan mungkin. Sistem ini tidak bisa diintervensi oleh siapa pun. Hasil akhirnya semua murni ditentukan oleh kemampuan otak masing-masing peserta,” tegas Zudan di sela-sela pemantauannya.
Lebih lanjut, ia menjabarkan, sistem CAT memberikan jaminan keterbukaan informasi yang memungkinkan perolehan nilai peserta disaksikan secara publik.
Masyarakat, terutama para orang tua pengantar, tidak perlu merasa cemas akan adanya praktik kecurangan nilai di ruang tertutup, karena seluruh pergerakan skor dapat diawasi setiap detiknya melalui layar monitor eksternal.
“Kalau masyarakat melihat langsung proses seleksi ini, hasilnya sangat transparan. Saat ujian sedang berlangsung di dalam ruangan, dari layar pantau di luar ini kita bisa melihat pergerakan nilai-nilainya secara langsung, termasuk berapa jumlah soal yang sudah berhasil dia kerjakan. Ini semua berjalan real-time, bisa dilihat secara live tanpa ada jeda waktu sedikit pun untuk melakukan manipulasi,” urainya menjabarkan kecanggihan sistem BKN.
Kehadiran Kepala BKN di titik lokasi ujian wilayah timur Indonesia ini tidak sekadar untuk memantau infrastruktur teknologi, tetapi juga untuk memastikan kinerja kepanitiaan di lapangan berjalan akuntabel.
Dalam agenda tersebut, Zudan turut didampingi oleh jajaran pimpinan Kantor Regional XI BKN Manado, perwakilan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta sejumlah pejabat instansi pembina sekolah kedinasan lainnya.
Sebagai penutup agenda pengawasannya, Zudan kembali menggaransi bahwa BKN akan terus mengawal jalannya seleksi calon abdi negara dengan berpegang teguh pada prinsip keadilan.
Melalui standardisasi sistem CAT yang kebal intervensi ini, setiap putra-putri terbaik bangsa dipastikan memiliki kesempatan dan panggung yang sama rata untuk berkompetisi secara sehat demi mengabdi kepada nusa dan bangsa. (Humas BKN)