Jakarta, InfoPublik – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan Kafilah Provinsi DKI Jakarta meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Target tersebut disampaikan Pramono Anung saat melepas Kafilah DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9/2026). MTQ Nasional ke-31 berlangsung pada 11–20 September 2026, dengan perlombaan dijadwalkan pada 13–19 September 2026.
Gubernur Pramono Anung mengatakan DKI Jakarta memiliki catatan prestasi yang cukup konsisten pada ajang MTQ nasional. Dalam empat penyelenggaraan sebelumnya, Jakarta secara berturut-turut menempati posisi juara kedua. “Sebagai Gubernur Jakarta, saya berharap dan mendoakan Jakarta akan berprestasi untuk MTQ kali ini. Secara berturut-turut empat kali Jakarta selalu menjadi juara dua. Mudah-mudahan kali ini rekornya pecah, dan pecahnya insyaallah menjadi juara satu sehingga memberikan kebanggaan bagi masyarakat,” ujar Pramono.
Kafilah DKI Jakarta yang diberangkatkan berjumlah 100 orang, terdiri atas 56 peserta, tiga pendamping peserta, 13 pelatih pendamping, dan 28 ofisial. Para peserta telah menjalani proses pembinaan sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Pramono meminta seluruh anggota kafilah tampil maksimal dan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti rangkaian MTQ. Ia berharap prestasi terbaik dapat diraih sekaligus menjadi hadiah bagi Jakarta yang akan menyambut usia 500 tahun pada 2027. “Saya berharap dengan penuh harapan, Saudara-saudara sekalian insyaallah bisa juara satu dan memberikan kado bagi Jakarta yang akan menyambut 500 tahun Jakarta,” katanya.
Selain mengejar prestasi, Pramono mengingatkan bahwa MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari syiar agama dan harus menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “MTQ bagi kita semua bukan hanya sekadar lomba untuk membaca Al-Qur’an, tetapi ini kan syiar agama. Sehingga dengan demikian, kami berharap pelaksanaan MTQ ini berjalan dengan baik dan juga membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Gubernur Pramono Anung juga mengapresiasi kesiapan para peserta yang telah mengikuti pembinaan sebelum berlaga di tingkat nasional. Ia meminta seluruh kafilah menjaga sikap dan nama baik Jakarta selama berada di Semarang. “Selain harapan saya bisa menjadi juara satu, Saudara-saudara juga membawa nama Jakarta. Untuk itu, perilaku, tindak-tanduk, dan sebagainya harap dijaga bersama-sama. Saya sungguh berharap Saudara-saudara sekalian pulang dengan memberikan kebanggaan bagi Jakarta,” tandasnya.