Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 2
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Foto: Dok Kemnaker)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Foto: Dok Kemnaker)
Jakarta, InfoPublik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada 21–31 Agustus 2026. Program ini membuka ruang lebih luas bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus memperkuat kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Perusahaan serta kementerian/lembaga dapat berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara pemagangan melalui pendaftaran yang dilakukan secara mandiri pada laman resmi MagangHub.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan keterlibatan dunia usaha dan instansi pemerintah menjadi salah satu kunci untuk memperluas akses lulusan pendidikan tinggi terhadap pengalaman kerja yang relevan. “Kemnaker mengajak perusahaan, kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Senin (24/8/2026).
Calon mitra penyelenggara wajib memiliki akun SIAPKerja dan menunjuk satu pegawai yang terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.
Admin tersebut kemudian melakukan pendaftaran dengan melengkapi sejumlah dokumen, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara pemagangan.
Calon mitra juga tidak hanya mendaftarkan institusinya, tetapi wajib mengusulkan program pemagangan. Usulan tersebut mencakup posisi yang tersedia, persyaratan program studi, lokasi pemagangan, jumlah peserta yang dibutuhkan, deskripsi pekerjaan, serta pengaturan hari pemagangan dan hari libur dalam sepekan.
Dengan mekanisme tersebut, program pemagangan diharapkan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan nyata di tempat kerja. Lulusan perguruan tinggi juga dapat memperoleh pengalaman yang relevan dengan bidang kompetensinya.
Seluruh pendaftaran dan usulan program akan diverifikasi Kemnaker pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara sebelum diumumkan melalui laman MagangHub. “Setelah proses pendaftaran dan pengusulan program, kami akan melakukan verifikasi terhadap calon mitra penyelenggara pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara pemagangan sebelum kemudian diumumkan melalui laman MagangHub,” kata Menaker Yassierli.
Setelah mitra penyelenggara ditetapkan, proses berlanjut ke pendaftaran peserta yang dibuka pada 3–8 September 2026. Mitra penyelenggara selanjutnya melakukan rekrutmen dan pengusulan peserta pada 9–15 September 2026. Peserta yang telah diusulkan mengikuti proses seleksi dan penetapan pada 16–18 September 2026. Hasil seleksi peserta pemagangan dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa MagangHub tidak hanya dirancang sebagai kanal pendaftaran magang, tetapi juga sebagai jembatan antara lulusan pendidikan tinggi dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Keterlibatan langsung perusahaan dan kementerian/lembaga diharapkan memperkuat keterhubungan antara pembelajaran yang diperoleh lulusan dengan pengalaman kerja yang dibutuhkan di lapangan.
© Copyright 2026, All Rights Reserved