Sleman, InfoPublik - Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta melakukan jemput bola secara massal untuk memperkuat pendataan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Kamituwa (Kepala Seksi Pelayanan) Kalurahan Donoharjo, Dani Prasetyo mengatakan, pelaksanaan jemput bola tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan perangkat daerah terkait untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan digital.
"Untuk IKD kami bekerjasama dengan Dinas Keperdudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman sedangkan untuk Perlinsos sendiri kami bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Sleman," kata Dani Prasetyo saat pelaksanaan uji coba Program Perlindungan Sosial Digital di Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (13/8/2026).
Menurut Dani, Portal Perlinsos diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengakses berbagai proses terkait bantuan sosial, mulai dari pengusulan hingga penyampaian sanggahan, kritik, dan saran. "Harapannya di dalam portal Perlinsos ini memang semua bantuan baik usulan, baik sanggahan, baik semua ada kritikan, ada saran semua bisa melewati portal perlinsos ini," kata dia.
Ia berharap digitalisasi bantuan sosial dapat membuat seluruh proses pengusulan bantuan berlangsung lebih transparan dan mudah diakses masyarakat. "Harapannya digitalisasi bandsos ini dapat membuat seluruh proses usulan bantuan ini dapat secara transparan dan dapat diterima masyarakat," ujar Dani Prasetyo.
Dani mengakui, selama ini masih terdapat sejumlah hambatan dalam pengelolaan data maupun penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Kondisi tersebut kerap menjadi perhatian warga melalui berbagai kritik dan saran. "Banyak kritik dan saran oleh masyarakat terkait bagaimana bansoa ini bisa diusulkan dan diharapannya sekali lagi dengan adanya perlinsos ini nanti untuk usulan bantuan dapat secara transparan dan dapat diterima secara masyarakat secara real time ataupun langsung melalui sistem yang ada," tegas dia.
Lebih lanjut, ia menegaskan, Perlinsos Digital membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, dalam mengelola dan memverifikasi data penerima manfaat. Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan data yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. "Dengan adanya perlinsos ini semua warga diharapkan bisa mengakses secara sukarela dan bisa mendaftarkan dengan menggunakan data yang sebenar-benarnya," tutup Dani Prasetyo.
Perlinsos Digital menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketepatan data penerima manfaat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi dalam pendataan, pemutakhiran, dan verifikasi data diharapkan menghasilkan data yang lebih akurat dan terintegrasi, sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran serta memastikan masyarakat yang berhak memperoleh manfaat tidak terlewat.