Jakarta, InfoPublik— Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjukkan respons positif sejak awal pembukaan. Dalam dua hari pertama pendaftaran yang dibuka pada 3 Februari 2026, tercatat hampir 70 peserta telah mendaftarkan diri, baik dari kalangan aparatur sipil negara (PNS) maupun profesional.
Tingginya minat tersebut mencerminkan besarnya perhatian terhadap pengembangan industri olahraga nasional yang kini menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan prestasi olahraga. Kemenpora pun terus mengajak PNS maupun profesional yang memenuhi kualifikasi untuk memanfaatkan kesempatan ini sebelum pendaftaran ditutup pada 17 Februari 2026.
Kemenpora memastikan seluruh informasi terkait persyaratan, tahapan seleksi, serta ketentuan administrasi dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi kemenpora.go.id dan portal asnkarier.bkn.go.id. Langkah ini diambil untuk menjamin keterbukaan informasi sekaligus memudahkan calon peserta dalam mengikuti proses seleksi.
Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Kemenpora RI, Gunawan Suswantoro, dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Kamis (5/2/2026), menegaskan bahwa seleksi terbuka ini dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip meritokrasi. Peserta yang dinyatakan lolos administrasi diwajibkan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur dan sportif.
Menurut Gunawan, seluruh peserta akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Proses seleksi dirancang berjalan akuntabel dan hati-hati untuk memastikan terpilihnya figur yang memiliki kompetensi, integritas, serta visi pengembangan industri olahraga nasional.
Di sisi lain, Kemenpora juga mengingatkan para peserta untuk waspada terhadap potensi penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kemenpora menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan hanya dilakukan melalui mekanisme resmi yang telah diumumkan.
Melalui seleksi terbuka ini, Kemenpora berharap dapat menjaring pemimpin yang mampu memperkuat ekosistem industri olahraga, meningkatkan daya saing nasional, serta mendorong sinergi antara olahraga prestasi dan industri pendukungnya secara berkelanjutan.