Wamendes PDTT Ungkap 10 Strategi Pembangunan Desa di Sekitar IKN

: Wamendes PDTT Paiman Raharjo (Didi/Humas Kemendes PDTT)


Oleh Wahyu Sudoyo, Kamis, 18 April 2024 | 18:43 WIB - Redaktur: Untung S - 366


Jakarta, InfoPublik -  Ada 10 strategi pembangunan desa dan perdesaan di sekitar Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) diungkapkan Wakil Menteri Desa PDTT, Paiman Raharjo, dalam Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI tahun 2024 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dengan tema implementasi kebijakan IKN dalam perspektif Sistem Menejemen Nasional (Sismennas).

Strategi itu mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan melalui penegakan kewenangan desa, penguatan tata kelola pemerintahan desa, pengarusutamaan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dalam pembangunan desa dan pembaruan tata kelola pembangunan desa.

"Tujuannya meningkatkan kualitas hidup manusia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan," kata Wamen Paiman dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir pada Kamis (18/4/2024).

Paiman menjelaskan, strategi pertama adalah Pemerintah Desa melakukan perbaikan kualitas perencanaan pembangunan desa melalui perencanaan pembangunan desa berbasis Data Desa, SDGs Desa, dan Indeks Desa Membangun (IDM).

Yang kedua, Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan dukungan melalui program atau kegiatan yang menyasar pada indikator IDM yang masih lemah sesuai dengan hasil penjaringan data dukungan program atau kebijakan Pemda di Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal 2024.

Selain itu juga Memperkuat kelembagaan ekonomi di Desa dengan dibentuknya BUMDesa, Desa Wisata dan lainnya.

"Dukungan dari Pemda lainnya yakni melalui penyusunan panduan atau regulasi turunan dalam pemanfaatan Dana Desa sesuai potensi dan kebutuhan Daerah masing-masing, Penyiapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan implementasi Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial. Selain itu juga Replikasi pelaksanaan program Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial ke desa non pendampingan," katanya.

Strategi ketiga adalah pembangunan desa dan perdesaan disekitar IKN juga perlu adanya kolaborasi dan sinergi lintas sektor melalui sinkronisasi program atau kegiatan, sinergi antar pendamping Kementerian atau Lembaga, menciptakan ruang kerjasama dengan Perguruan Tinggi dan mitra pembangunan lainnya untuk mempercepat pengentasan Desa Tertinggal dan sangat Tertinggal, serta ppenurunan angka kemiskinan di desa.

"(Strategi) Keempat Diperlukan juga adanya Peningkatan efektivitas pemanfaatan Dana Desa untuk penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan dan hewani, pencegahan dan penurunan stunting skala desa, dan pengembangan sektor prioritas di desa sesuai potensi dan karakteristik desa," jelas dia.

Strategi kelima adalah perlu adanya pemanfaatan ruang desa untuk penghidupan berkelanjutan dalam rangka mengendalikan setiap pemanfaatan dan perubahan pemanfaatan lahan (alih fungsi) di desa yang berdampak terhadap perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Strategi keenam adalah optimalisasi pemanfaatan aset dan potensi desa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan Desa. 

Sedangkan strategi ketujuh adalah Penguatan peran Pemda dalam mengkonsolidasikan penyelenggaraan pembangunan kawasan perdesaan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi berdasarkan potensi kawasan.

Strategi kedelapan yakni pengembangan kerjasama antar Desa (termasuk antar Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes dan BUMDes Bersama) dan kerjasama Desa dengan pihak ketiga melalui badan pengelola kawasan. 

Kemudian strategi kesembilan adalah penguatan sosial budaya lokal desa melalui pendidikan budaya, pengembangan pariwisata berbasis budaya, dan pelestarian bahasa dan adat istiadat.

"Terakhir (strategi kesepuluh) perlu meningkatkan pengendalian terhadap kerusakan lingkungan dan konservasi sumber daya alam sesuai dengan daya dukung lingkungan agar terciptanya kelestarian lingkungan yang berkelanjutan," pungkas Wamendes PDTT.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Administrator
  • Senin, 20 Mei 2024 | 11:38 WIB
Ini Persyaratan Baru Golden Visa untuk Investor Asing di IKN
  • Oleh Eko Budiono
  • Sabtu, 18 Mei 2024 | 08:33 WIB
Tunjukkan Progres, Kemendagri Dorong Pemda Tingkatkan BLUD