Jakarta, InfoPublik - Salah satu aspek terpenting dalam upaya pemberantasan korupsi adalah pemanfaatan kajian ilmiah dan jurnal integritas. Di era informasi ini, pendekatan berbasis bukti dan analisis mendalam sangat penting untuk mengatasi tantangan besar dalam melawan korupsi.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik pada Kamis (15/8/2024).
“Hari ini, beberapa penulis di Jurnal Integritas KPK diundang untuk memaparkan hasil penelitian mereka dan mendiskusikannya bersama. Ini adalah salah satu upaya kita untuk mengimbangi regenerasi koruptor, sehingga bisa tumbuh generasi-generasi antikorupsi,” ucap Wawan.
Wawan juga menyinggung tentang Pilkada 2024 yang masih sangat rentan terhadap praktik politik uang. Menurutnya, korupsi politik uang saat ini sudah sangat vulgar dan menjadi perhatian serius.
“Korupsi di Pilkada sangat tinggi. Empat provinsi yang dikunjungi Bus Antikorupsi—yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten—memiliki indeks kerawanan korupsi yang tinggi dalam Pilkada,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Bus Antikorupsi masih membawa pesan anti politik uang dengan slogan “Hajar Serangan Fajar di Tahun Politik 2024,” untuk membangun kesadaran masyarakat akan potensi terjadinya state capture corruption.
Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan, dan Alumni Telkom University, Dida Diah Damajanti, turut mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama melawan korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi bukan hanya pekerjaan KPK, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Korupsi adalah hambatan utama bagi perkembangan ekonomi, sosial, dan demokrasi. Ini adalah pekerjaan rumah kita bersama untuk meningkatkan kesadaran bahwa korupsi berbahaya. Menjadi koruptor tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi dimulai dari hal-hal kecil yang kemudian dianggap biasa dan wajar,” terang Diah.
Lebih lanjut, kerja sama antara KPK dan Telkom University telah terjalin sejak tahun 2019 melalui keberadaan KPK Corner di Open Library Tel-U. Keberadaan KPK Corner diharapkan dapat memantik semangat mahasiswa untuk menemukan literatur tentang subjek antikorupsi, serta berdiskusi mengenai gagasan dan analisis pemberantasan korupsi yang dituangkan dalam artikel ilmiah.