- Oleh Farizzy Adhy Rachman
- Jumat, 22 November 2024 | 20:30 WIB
: Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memberikan paparannya di acara
Oleh Farizzy Adhy Rachman, Rabu, 9 Oktober 2024 | 10:20 WIB - Redaktur: Untung S - 229
Jakarta, InfoPublik – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, memberikan penghargaan kepada sejumlah kementerian, lembaga, dan instansi pemerintah yang berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja pelayanan publik. Penghargaan itu merupakan hasil evaluasi yang mencakup penyelenggaraan pelayanan publik, pembinaan pelayanan ramah bagi kelompok rentan, serta Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI).
Dalam acara "Gebyar Pelayanan Prima" yang digelar di Jakarta, Menteri Anas menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat terus merasakan peningkatan kualitas layanan publik. “Tren Indeks Pelayanan Publik (IPP) nasional terus menunjukkan peningkatan. Semoga ke depan kita dapat memenuhi harapan masyarakat dan mencapai target dari Presiden, baik dalam hal efisiensi anggaran maupun peningkatan layanan,” ujar Menteri PANRB Anas dalam keterangan pers yang diterima InfoPublik pada Rabu (9/10/2024).
Sebanyak 10 penerima penghargaan Pembinaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan, 21 penerima Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik, serta 75 penerima penghargaan Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik hadir dalam acara ini.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi bagi menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah yang telah berkomitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Anas.
Berdasarkan hasil evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2024, terdapat peningkatan IPP kementerian dan lembaga dari 4,07 menjadi 4,39, keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Evaluasi ini didasarkan pada PermenPANRB Nomor 4 tahun 2023 dan Pedoman Menteri PANRB Nomor 5 tahun 2023, yang menilai enam aspek utama: kebijakan pelayanan, profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, konsultasi dan pengaduan, sistem informasi pelayanan publik, serta inovasi pelayanan.
Sebanyak 634 instansi pemerintah, termasuk pemerintah pusat dan daerah, menjadi objek evaluasi tahun ini. Dari hasil tersebut, 21 kementerian/lembaga berhasil meraih penghargaan atas kinerjanya.
Selain itu, Kementerian PANRB memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan publik yang inklusif, terutama bagi kelompok rentan. Evaluasi terhadap 87 instansi dengan 250 Unit Pelayanan Publik (UPP) yang diusulkan berhasil menetapkan 10 penerima Penghargaan Pembinaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan.
Menteri PANRB menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan adil. “Pelayanan publik bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga mencerminkan nilai transparansi, akuntabilitas, serta keadilan,” tegasnya.
Keberlanjutan Inovasi dalam Pelayanan Publik
Menyadari pentingnya inovasi dalam reformasi birokrasi, Kementerian PANRB juga mendorong keberlanjutan dan replikasi inovasi pelayanan publik. Tahun ini, 631 instansi pemerintah dan 979 inovasi dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) menjadi objek Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI). Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari sistem pelayanan publik.
"Yang paling penting adalah melembagakan inovasi, karena banyak inovasi bagus yang tidak dilanjutkan. Padahal, inovasi tersebut memiliki potensi dampak besar jika dikembangkan lebih lanjut,” pungkas Anas.
Daftar Penerima Penghargaan PEKPPP 2024
Penerima Penghargaan Pembinaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi instansi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memastikan inklusivitas, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.