Dirjen PHPT Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf di Medan

: Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi menyerahkan sejumlah sertifikat tanah wakaf di Masjid Salman, /Foto Istimewa/Humas Kementerian ATR BPN


Oleh Wandi, Jumat, 17 Mei 2024 | 21:43 WIB - Redaktur: Untung S - 153


Jakarta, InfoPublik - Penyertifikatan tanah wakaf di Indonesia terus digencarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi menyerahkan sejumlah sertifikat tanah wakaf di Masjid Salman, Medan. 

Menurut Asnaedi, dengan disertifikatkannya tanah wakaf, baik itu masjid, yayasan ataupun rumah ibadah bisa meminimalisir risiko sengketa pertanahan.

“Kalau sudah tersertifikat, sudah tidak bisa lagi diganggu gugat. Mudah-mudahan dengan sertifikat ini kita lebih tenang beribadah, lebih yakin lagi ke depannya bahwa rumah-rumah ibadah kita tidak akan ada sengketa lagi di kemudian hari,” ujar Asnaedi dalam siaran resminya yang diterima InfoPublik, Jumat (17/5/2024).

Percepatan sertipikasi tanah wakaf itu juga dilakukan Kementerian ATR/BPN dengan bekerja bersama Badan Wakaf Indonesia Pusat. Dengan begitu, dapat lebih mempermudah pencarian data tanah wakaf yang belum tersertipikat. Maka itu, Asnaedi menyampaikan pesan kepada perwakilan Badan Wakaf Indonesia yang hadir untuk terus mempercepat data terkait tanah wakaf di Indonesia.

Selain cepat, proses sertipikasi juga dinilai semakin mudah. Hal itu dirasakan oleh Syahril (64) selaku nazir Masjid Salman yang menerima sertipikat dalam kesempatan ini. Ia menyatakan, sejak dibangun pada 1980, Masjid Salman belum memiliki sertifikat. Begitu ingin membangun kembali masjid ini, barulah Syahril segera mendaftarkannya ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Medan. Tidak sampai satu tahun, sertifikat sudah berhasil diterimanya.

“Kalau sama Pak Kakan ini kami sangat dipermudah, lantaran ini rumah ibadah, sangat dipermudah, kami tidak ada dipersulit sama sekali. Kami juga senang karena dengan sertipikat ini kami tidak ada hambatan lagi untuk membangun masjid ini,” ungkap Syahril.

Usai penyerahan sertifikat di Masjid Salman, Asnaedi ditemani Kepala Kantah Kota Medan, Reza Andrian Fachri mengunjungi Kantah Kota Medan. Asnaedi meninjau beberapa layanan serta melakukan dialog dengan para petugas di Kantah Kota Medan. 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:28 WIB
ASDP Inisiasi Kegiatan Volunteer Bedah Rumah di Lampung Selatan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:23 WIB
Pamerkan Potensi Daerah, Diskominfosandi Seruyan Jalin Kemitraan dengan InfoPublik
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 19:27 WIB
InJourney Airports Sukses Layani Keberangkatan 216 Ribu Calon Haji
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:56 WIB
KM Umsini Stop Operasi, Ini 5 Alternatif Kapal Penggantinya
  • Oleh Wandi
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 22:16 WIB
Kemenag Harus Pastikan Distribusi Konsumsi Haji Lancar
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 21:18 WIB
ASDP Kebut Pengembangan Kawasan BHC sebagai Ikon Pariwisata Lampung