Tim Pastikan Layanan Kesehatan Haji Hadir di Lokasi Poskes Armuzna
Jakarta, InfoPublik – Menjelang ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), tenaga kesehatan haji Indonesia melakukan peninjauan lokasi yang akan menjadi pos kesehatan (Poskes).
Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi 1444H/2023M M. Imran mengatakan peninjauan dilakukan di lokasi yang telah disediakan oleh Kantor Urusan Haji (KUH) RI untuk menjadi Poskes di Armuzna.
“Poskes inilah yang nantinya akan memberikan pelayanan kesehatan jemaah haji selama prosesi Armuzna,” kata Imran melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik pada Rabu (14/6/2023).
Berdasarkan rencana operasional kesehatan haji 2023 pada fase Armuzna, di Arafah didirikan satu Poskes utama dan lima Poskes satelit. Poskes utama di Arafah dioperasikan oleh tim kesehatan bandara.
Poskes di Arafah itulah yang akan memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji yang melaksanakan prosesi wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah atau 27 Juni.
Selain itu, disiagakan juga 5 Poskes satelit yang operasionalnya dilaksanakan oleh Emergency Medical Team (EMT). Poskes Arafah akan menyelenggarakan pelayanan kegawat daruratan, observasi, rujukan, dan evakuasi untuk para jemaah haji Indonesia.
Setelah menjalankan wukuf di Arafah, jemaah haji akan bermalam di Muzdalifah dan mengumpulkan batu untuk lontar jumrah. Di Muzdalifah telah disiagakan 11 unit Poskes yang dioperasikan oleh tim kesehatan dari KKHI Makkah.
Imran mengatakan tim ini siap memberikan layanan kegawat daruratan, rujukan, dan evakuasi. Selanjutnya pada 10 Dzulhijah atau 28 Juni, jemaah haji akan bermalam selama 3 hari di Mina untuk melaksanakan prosesi lontar jumrah.
“Untuk pelayanan kesehatan di Mina, disiagakan satu Poskes utama dan satu Poskes satelit. Pelaksana Poskes utama Mina adalah Tim Kesehatan KKHI Madinah,” kata Imran.
Dengan peninjauan bersama KUH ini diharapkan juga tim kesehatan haji yang akan bertugas dapat memiliki gambaran untuk kesiapan dan menyamakan persepsi layout Poskes dengan KUH sebagai penyelenggara ibadah haji.
Pada peninjauan itu tim kesehatan tidak hanya memastikan lokasi, namun juga memastikan kebutuhan daya listrik sebagai penunjang alat kesehatan, jalur evakuasi, hingga layout ruang perawatan.
“Tim kesehatan bisa melihat langsung tenda yang akan menjadi Poskes nantinya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Harapannya persiapan operasional Poskes bisa lebih matang sehingga pelayanan kepada jemaah lebih optimal,” kata Imran.
Sesuai rencana operasional kesehatan haji, seluruh logistik kesehatan akan mulai masuk ke Poskes Armuzna dua hari sebelum ibadah wukuf di Arafah yaitu 7 Dzulhijah atau 25 Juni.
Foto: Kemenkes
© Copyright 2026, All Rights Reserved