Pentingnya Peran Aktif Sesama Jemaah Haji untuk Saling Mengingatkan
Jakarta, InfoPublik – Koordinator Promosi Kesehatan Haji, Rahmat Kurniadi, mengimbau agar sesama jemaah haji saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan membantu jemaah haji Lansia, risiko tinggi (Risti) dan disabilitas.
“Perlu adanya peran aktif ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter untuk monitor kondisi jemaah haji yang Risti di kloter masing-masing,” kata Rahmat melalui keterangan resminya pada Selasa (13/6/2023).
Jemaah haji juga disarankan untuk melakukan olah tubuh ringan yang dapat diaplikasikan setiap waktu agar otot dan saraf tubuh jemaah haji tetap aktif. Gerakan seperti menggerakan jari dan telapak tangan, menepuk telapak tangan, menepuk sela-sela jari tangan, hingga menepuk-nepuk lengan.
“Sembari melakukan gerak olah tubuh, jemaah haji diajak juga untuk berselawat. Gerakan ini berguna untuk menstimulus saraf yang ada di tangan yang sangat berguna bagi kesehatan. Sambil melakukan olah tubuh, jemaah diajak untuk berselawat,” kata Rahmat.
Ia juga mengingatkan jemaah haji untuk selalu membawa tanda pengenal seperti gelang, dan kartu kesehatan jemaah haji. Banyak jemaah Lansia yang tersesat sehingga butuh petugas untuk kembali ke penginapan.
Selain itu jemaah haji diingatkan untuk berdoa agar diberikan kelancaran dalam pelaksanaan rukun haji di Armuzna.
“Jemaah haji jangan lupa agar selalu berdoa agar diberikan kelancaran dalam ibadah saat Armuzna, diberikan kesehatan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Foto: Kemenkes
© Copyright 2026, All Rights Reserved