Jemaah Haji Lansia Berisiko Tinggi Kehilangan Keseimbangan Tubuh
Jakarta, InfoPublik - Spesialis orthopedi di KKHI Madinah Iswahyudi Nurdin Mamba, mengatakan hingga hari ke-14 sudah menangani 7 kasus patah tulang seluruhnya dialami oleh jemaah haji lanjut usia atau Lansia.
Seluruh kasus ini telah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) di Madinah untuk penanganan lebih lanjut.
Ia menyampaikan bahwa jemaah haji Lansia berisiko tinggi untuk kehilangan keseimbangan dan kemudian terjatuh.
Semakin tua usianya, kata Iswahyudi ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu penglihatan yang mulai terganggu, koordinasi keseimbangan mulai terganggu.
"Selanjutnya kekuatan otot pada usia tua lebih lemah, sehingga bisa menyebabkan jemaah haji Lansia beresiko tinggi untuk kehilangan keseimbangan dan terjatuh,” katanya Rabu (7/6/2023).
Bagi jemaah haji khususnya Lansia diimbau agar berhati-hati saat berjalan, tidak perlu terburu-buru karena yang terpenting adalah mencegah jangan sampai terjatuh.
Selain itu jemaah haji juga diimbau untuk mencukupi cairan dengan minum sebelum haus. Jemaah haji dengan kondisi dehidrasi bisa mengakibatkan kurang konsentrasi dan hilang keseimbangan sehingga mudah terpeleset atau terjatuh.
Paling penting adalah mencegah jangan sampai terjatuh, berhati-hati saat berjalan, tidak perlu terburu-buru, dan jangan lupa untuk minum.
"Kondisi dehidrasi mudah menimbulkan kondisi kurang konsentrasi dan hilang keseimbangan sehingga mudah terpeleset dan terjatuh,” ucapnya.
Foto: Kemenkes
© Copyright 2026, All Rights Reserved