Hindari Kaki Melepuh, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Bawa Kantung Khusus Sandal
Jakarta, InfoPublik - Suhu Madinah seperti di siang hari bisa mencapai 40 derajat celsius atau lebih. Berjalan tanpa alas kaki sejauh minimal 10 meter, sudah bisa mengakibatkan kaki melepuh.
Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi Imran mengatakan untuk mengatasi kaki melepuh, jemaah haji di imbau jemaah haji agar membawa kantung untuk tempat sandal saat hendak salat di Masjid Nabawi.
Selama di dalam masjid sandal bisa disimpan di kantung dan dibawa sendiri-sendiri. Bila jemaah kehilangan sendal pada saat matahari masih terik, diimbau juga untuk tetap berada di masjid.
“Supaya tidak terjadi kasus kaki melepuh, sandal disimpan di dalam kantung dan dibawa masuk ke masjid. Jemaah harus membawa sendiri dan jangan dititipkan temannya karena ada kemungkinan untuk terpisah dari rombongan,” kata Imran melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Selasa (30/5/2023).
Lanjutnya, banyak jemaah haji Indonesia yang masih membawa kebiasaannya di tanah air yaitu meninggalkan sandal di depan masjid. Ketika di Masjid Nabawai besar kemungkinan akan hilang karena banyaknya jemaah.
Bisa juga jemaah keluar dari masjid dengan pintu yang berbeda sehingga tidak menemukan sandalnya. Kondisi kaki melepuh ini memerlukan penanganan lebih lanjut dan bisa membuat ibadah terhambat.
Imran mengatakan jemaah dengan kaki melepuh bisa dirawat di KKHI selama kurang lebih 10 hari sehingga tertinggal rangkaian ibadahnya.
"Belum lagi jika pasien memiliki penyakit penyerta seperti diabetes melitus yang menyebabkan penyembuhan bisa mencapai 2 minggu,” kata Imran.
Dengan melakukan pencegahan yang cukup, diharapkan jemaah haji dapat terhindar dari masalah kesehatan karena suhu panas dan beribadah dengan lancar.
Jika jemaah haji memiliki masalah kesehatan, diimbau untuk segera berkonsultasi dengan tenaga Kesehatan di kloter masing-masing.
Foto: Kemenkes
© Copyright 2026, All Rights Reserved