BPBD Kubu Raya Pantau 22 Hotspot, Penanganan Karhutla Terus Dilakukan
Istimewa
Istimewa
Kubu Raya, InfoPublik — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya mencatat 22 titik panas (hotspot) kategori sedang yang sebagian besar terdeteksi di Kecamatan Batu Ampar, wilayah selatan Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.
Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto, mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus melakukan penanganan di sejumlah lokasi dengan dukungan personel TNI dan masyarakat.
“Kita terus berupaya memadamkan titik api yang dibantu oleh personel TNI dari Kodim dan dibantu masyarakat setempat,” ujar Arianto di Sungai Raya, Selasa (22/9/2026).
Ia menjelaskan, upaya penanganan karhutla tetap dilakukan secara intensif oleh unsur terkait di lapangan.
Di sisi lain, Arianto menyebut dana bantuan presiden sebesar Rp20 miliar yang dialokasikan untuk mendukung penanganan karhutla hingga kini belum digunakan.
“Dana Banpres belum sama sekali digunakan. Sebagian dana itu memang digunakan untuk insentif petugas pemadam, operasional karhutla, sarana dan prasarana karhutla,” terangnya.
Menurut Arianto, kepedulian masyarakat terhadap ancaman karhutla juga ditunjukkan melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah desa maupun kawasan perkebunan.
Hingga saat ini, tercatat terdapat 47 kelompok MPA di Kabupaten Kubu Raya.
“Seperti hari ini ada desa di Sungai Raya yang sedang melakukan pelatihan dan pelatihannya dari Manggala Agni. Hanya saja yang MPA ini bersifat melapor saja, dan sejauh ini sudah ada 47 MPA,” katanya.
Pelatihan tersebut diharapkan memperkuat peran masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
(Ird_diskminfokkr/IKP)
© Copyright 2026, All Rights Reserved