Putussibau, InfoPublik — Pembangunan jembatan gantung di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, hampir rampung. Infrastruktur tersebut ditargetkan segera beroperasi untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan akses menuju sejumlah fasilitas publik.
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan memastikan progres pembangunan jembatan tersebut telah memasuki tahap akhir saat meninjau langsung lokasi pada Rabu (7/10/2026).
"Kita melihat pada saat ini progres pembangunannya hampir selesai. Kita bersyukur sebentar lagi jembatan ini akan bisa digunakan untuk masyarakat yang ada di Desa Tanjung Karang dan sekitarnya,” ujar Fransiskus.
Menurutnya, jembatan gantung tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Keberadaannya akan memudahkan warga menuju fasilitas pendidikan, pemerintahan, serta desa-desa yang berada di seberang.
"Jembatan gantung ini merupakan akses yang sangat penting untuk mobilitas masyarakat. Di seberang sana juga ada sekolah, kantor desa, dan beberapa desa yang ada di sebelahnya,” katanya.
Fransiskus menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum yang telah merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan pembangunan ini merupakan bagian dari usulan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu yang disampaikan melalui Ketua Komisi V DPR RI Lasarus.
"Intinya dari pemerintah daerah, sangat mengapresiasi kepada Kementerian PU yang telah melaksanakan pembangunan ini. Tentu ini juga hasil dari usulan kita yang disampaikan melalui Pak Lasarus sebagai Ketua Komisi V DPR RI, sehingga usulan kita dapat diakomodir dan pembangunan jembatan ini dapat dilaksanakan,” pungkasnya.
Dengan hampir selesainya pembangunan, jembatan gantung tersebut diharapkan segera memberikan akses transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat Desa Tanjung Karang dan desa-desa di sekitarnya, sekaligus mendukung aktivitas pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian warga.