Indonesia Sukses Selenggarakan World Water Forum ke-10, Kolaborasi Jadi Kuncinya

: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengibarkan bendera World Water Council (WWC) sebelum menyerahkan ke Arab Saudi sebagai tuan rumah World Water Forum ke-11 mendatang saat Closing Ceremony World Water Forum ke-10 di BICC, Nusa Dua, Bali, Jumat (24/5/2024) malam. Foto: Amiri Yandi InfoPublik


Oleh Isma, Jumat, 24 Mei 2024 | 20:08 WIB - Redaktur: Untung S - 194


Bali, InfoPublik - Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan bergengsi bertaraf internasional yakni World Water Forum (Forum Air Sedunia) ke-10 di Nusa Dua, Bali. Kunci utama suksesnya penyelenggaraan acara tersebut adalah terjalinnya kolaborasi dari semua pihak.

Dalam Closing Ceremony (Upacara Penutupan) World Water Forum ke-10 pada Jumat (24/5/2024) di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengapresiasi kerjasama seluruh pihak yang membantu kesuksesan ajang tersebut.

"Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerjasama yang baik antara pemerintah Republik Indonesia dan semua pihak. Sinergitas dan kontribusi seluruh pihak harus terus terjalin untuk menuntaskan isu perubahan iklim dunia," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menteri PUPR menegaskan, pekerjaan kita di sini belum usai, namun harus terus mengalami improvement ke depan, bagaimana pentingnya untuk melanjutkan komitmen dengan aksi nyata.

Pada kesempatan yang sama, Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon merasa kagum melihat Indonesia menggelar World Water Forum ke-10 2024 Bali. Perhelatan World Water Forum Bali, diakui Loic, jauh lebih profesional dibanding penyelenggaraan World Water Forum sebelumnya.

Ada hal unik dilakukan Loic saat Closing Ceremony, pria berdarah Prancis itu menyampaikan sebagian pidato penutupannya menggunakan Bahasa Indonesia.

"Indonesia adalah ibukota air dunia dan Bali adalah pusat dari dunia selama seminggu ini. Teman-teman Indonesia, terima kasih dalam mempersiapkan forum ini dengan baik dan penuh keramahan. Terima kasih, dan sekali lagi terima kasih," ujar Loic.

Loic pun berharap untuk rakyat Indonesia dan untuk seluruh dunia, yakni tetap dijaga stabilitas, solidaritas, kemakmuran dan keamanan.

“Dengan stabilitas, solidaritas, kemakmuran dan saya juga akan menambahkan, keamanan, ini adalah harapan saya untuk seluruh rakyat Indonesia dan seluruh dunia. Terima kasih atas forum yang luar biasa ini dan jadilah pejuang air dunia seperti Indonesia,” ujar Loic.

Apresiasi PBB

Salah satu Badan dari United Nation/UN (Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB) yakni The Economic and Social Commission for Asia and the Pacific/ESCAP (Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik) juga memberikan apresiasi atas kesuksesan Indonesia menyelenggarakan Forum Air Sedunia ke-10.

Sekretaris Eksekutif UNESCAP Armida Salsiah Alisjahbana mengatakan pihak PBB mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam merumuskan deklarasi dan komitmen bersama mengatasi persoalan air dan sanitasi di World Water Forum Ke-10.

“Atas nama PBB, saya ingin menyatakan penghargaan atas kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Pemerintah Indonesia dalam menyelenggarakan forum penting ini,” kata Armida.

Estafet Berlangsung

Dalam upacara penutupan tersebut dilakukan estafet kepemimpinan tuan rumah dai Indonesia ke Arab Saudi. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah pada World Water Forum ke-11.

Estafet tersebut dilakukan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Wakil Menteri Air di Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian Kerajaan Arab Saudi Abdulaziz M Alshaibani, dan disaksikan oleh Presiden WWC, Loïc Fauchon.

"Ada waktunya mengucapkan halo, ada waktunya mengucapkan selamat tinggal. Terima kasih untuk World Water Council dan seluruh jajaran pemerintahan dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan forum ini," kata Menteri PUPR.

Menteri PUPR menginginkan agar pemerintahan Arab Saudi nantinya bisa meneruskan kerja sama multilateral terkait air. Ia juga berharap dalam perhelatan World Water Forum ke-11 yang akan digelar Arab Saudi nantinya dapat sukses seperti halnya perhelatan di Bali, Indonesia sekarang ini.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 11:12 WIB
Menteri PUPR Dorong Kolaborasi Transformatif untuk Ketahanan Air Global
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Senin, 27 Mei 2024 | 12:22 WIB
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
  • Oleh Isma
  • Minggu, 26 Mei 2024 | 22:13 WIB
World Water Forum Hadirkan Inovasi Terbaru Pengelolaan Air