Kuota Rumah Subsidi Sumatra Selatan Bertambah 3.000 Unit
Istimewa
Istimewa
Palembang, InfoPublik — Provinsi Sumatra Selatan memperoleh tambahan kuota 3.000 unit rumah subsidi setelah realisasi program perumahan di daerah tersebut disebut mencapai 93,97 persen dari target 10.786 unit.
Tambahan kuota tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Kementerian PKP yang diikuti Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, secara virtual dari Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, pada Rabu (30/9/2026).
“Gubernur Sumsel ini sangat tangguh. Pencapaian realisasi rumah subsidinya sudah mencapai 93,97 persen dari target 10.786 unit. Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa ini, saya tambahkan kuota 3.000 unit rumah subsidi untuk Sumsel, serta program penataan kawasan kumuh pada tahun 2027,” ujar Maruarar.
Herman Deru mengatakan percepatan program perumahan didukung kolaborasi lintas pihak dan kemudahan regulasi yang menurutnya membantu memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Dalam rapat tersebut, Herman Deru juga menyampaikan kondisi Rumah Susun (Rusun) Perumnas di pusat Kota Palembang yang dinilainya membutuhkan revitalisasi dan penataan kawasan.
“Izin pak, Saat ini terdapat 3.400 unit bangunan yang terbagi dalam 53 blok dan dihuni sekitar 15.000 jiwa. Kondisinya sudah tua, tidak memadai, dan sangat membutuhkan revitalisasi total serta penataan kawasan,” ungkap Herman Deru.
Menanggapi laporan tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menghubungi Direktur Utama Perumnas dalam rapat dan meminta tindak lanjut serta laporan terperinci mengenai kondisi rusun.
Berdasarkan naskah sumber, langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat penanganan dan menyiapkan tindak lanjut di lapangan.
Selain pembahasan revitalisasi Rusun Perumnas Palembang, rapat koordinasi juga membahas rencana penataan kawasan permukiman kumuh di Kota Lubuklinggau.
Program tersebut direncanakan berupa kawasan percontohan permukiman tertata bernama “Kampung Ceria” pada 2027.
© Copyright 2026, All Rights Reserved