BPS Catat Inflasi Gresik Oktober 2026 Capai 3,07 Persen, Ini Kelompok Pengeluaran yang Naik
BPS Catat Inflasi Gresik 3,07 Persen pada Oktober 2026
BPS Catat Inflasi Gresik 3,07 Persen pada Oktober 2026
Gresik, InfoPublik – Harga barang dan jasa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami kenaikan 3,07 persen pada Oktober 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, disusul transportasi serta makanan, minuman, dan tembakau.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik, inflasi year-on-year (y-on-y) tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,50.
Ketua Tim Statistik Harga BPS Kabupaten Gresik Muhamad Alamsyah menjelaskan, inflasi tahunan terjadi pada seluruh 11 kelompok pengeluaran. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi sebesar 5,53 persen, diikuti transportasi 4,70 persen serta makanan, minuman, dan tembakau 4,14 persen.
“Secara year-on-year, inflasi tercatat pada seluruh 11 kelompok pengeluaran. Sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya memimpin dengan inflasi 5,53 persen, kemudian sektor transportasi sebesar 4,70 persen, dan sektor makanan, minuman, serta tembakau sebesar 4,14 persen,” ujar Alamsyah di Kantor BPS Kabupaten Gresik, Senin (2/11/2026).
Tingginya inflasi pada kelompok-kelompok tersebut menunjukkan bahwa tekanan kenaikan harga tidak hanya terjadi pada kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga pada pengeluaran transportasi dan perawatan pribadi. Meski demikian, data inflasi kelompok pengeluaran belum dengan sendirinya menunjukkan komoditas tertentu sebagai penyebab utama kenaikan harga.
Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi 3,22 persen. Selanjutnya, kelompok pendidikan mencatat kenaikan 2,53 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,42 persen, serta pakaian dan alas kaki 2,15 persen.
Sementara itu, inflasi kelompok kesehatan tercatat 1,41 persen dan kelompok informasi, komunikasi, serta jasa keuangan sebesar 1,26 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan paling rendah kedua, yakni 0,67 persen, sedangkan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mencatat inflasi terendah sebesar 0,59 persen.
Selain membandingkan harga dengan Oktober 2025, BPS mencatat inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) Kabupaten Gresik pada Oktober 2026 sebesar 0,08 persen dibandingkan September 2026. Adapun inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 2,01 persen. Angka ini menggambarkan akumulasi kenaikan harga sejak Desember 2025 hingga Oktober 2026.
Perbedaan ketiga indikator tersebut penting untuk membaca perkembangan harga secara lebih utuh. Inflasi tahunan menunjukkan perubahan harga dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, inflasi bulanan menggambarkan perubahan dari bulan sebelumnya, sedangkan inflasi tahun kalender mengukur kenaikan sejak akhir tahun sebelumnya.
Dengan inflasi bulanan sebesar 0,08 persen dan inflasi tahunan 3,07 persen, data BPS menunjukkan kenaikan harga di Gresik pada Oktober 2026 berlangsung dengan laju bulanan yang relatif rendah, meskipun tingkat harga secara umum masih lebih tinggi dibandingkan setahun sebelumnya.
Data tersebut menjadi salah satu acuan untuk memantau perkembangan harga dan mengevaluasi kondisi ekonomi daerah, terutama pada kelompok pengeluaran yang mencatat kenaikan relatif tinggi.
© Copyright 2026, All Rights Reserved