Kabupaten Gorontalo, InfoPublik - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) kembali menggelar kegiatan Pasar Murah Bersubsidi sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus mengantisipasi dampak kemarau panjang.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo dibuka Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, Staf Khusus Gubernur, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo, Camat Pulubala, serta Kepala Desa setempat.
Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini, Diskumperindag Provinsi Gorontalo menyediakan sebanyak 1.500 paket bahan pokok bersubsidi yang terdiri atas tujuh jenis komoditas kebutuhan masyarakat, yakni beras, gula pasir, telur, minyak goreng, cabai rawit, bawang merah, dan ayam broiler.
Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pasar murah bersubsidi merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Dalam pasar murah kali ini, kami membawa tujuh jenis komoditas. Jika dibeli secara keseluruhan, nilai normal di pasaran mencapai Rp280.000. Namun, melalui program pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh 7 komoditas tersebut dengan harga yang jauh lebih murah yaitu Rp.95.000,” ungkapnya, Kamis (5/11/2026).
Tujuh komoditas yang disediakan dalam satu paket meliputi beras sebanyak 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, telur 10 butir, minyak goreng 1 liter, cabai rawit seperempat kilogram, bawang merah setengah kilogram, serta satu ekor ayam broiler.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kumperindag menegaskan bahwa kegiatan pasar murah tidak hanya berorientasi pada pemberian subsidi harga, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat kehadiran pemerintah. Selain membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, pasar murah juga diharapkan mampu menjaga kestabilan harga dan mengendalikan tekanan inflasi, terutama selama periode kemarau panjang,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Diskumperindag akan terus berupaya menghadirkan berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pasar Murah Bersubsidi menjadi salah satu instrumen intervensi pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga, memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok, serta memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
Dengan tersedianya 1.500 paket bersubsidi di Kecamatan Pulubala, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Gorontalo. (mcgorontaloprov/gilang)