Bone Bolango, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Gorontalo mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat melalui verifikasi langsung terhadap lokasi dan rencana pembebasan lahan di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Verifikasi dipimpin Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, bersama tim lintas instansi yang melibatkan Dinas PUPR, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Biro Hukum, Kejaksaan Tinggi Gorontalo, pihak konsultan, Kepala Desa Tunggulo, serta pemilik tanah.
Peninjauan pada hari Jumat tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi dan kelengkapan persyaratan lahan sebelum proses pembebasan tanah dan tahapan pembangunan dilaksanakan. Aspek teknis, administrasi, aset daerah, hingga kepastian hukum menjadi perhatian utama agar pelaksanaan pembangunan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Reflin Buata menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang menghadirkan layanan pendidikan gratis dan berkualitas melalui sistem sekolah berasrama (boarding school). Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk kelompok masyarakat miskin ekstrem.
"Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Reflin, Minggu (1/11/2026).
menurut Reflin program tersebut merupakan wujud sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.
Melalui verifikasi lintas instansi ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya memastikan seluruh tahapan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai ketentuan, sehingga program tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (mcgorontaloprov/owan)