Batang, InfoPublik – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mendorong pengembangan Desa Silurah, sebagai salah satu destinasi wisata prioritas Kabupaten Batang. Rencana tersebut disampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendengar langsung kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
Faiz mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dibenahi untuk mendukung potensi Desa Silurah. Salah satunya adalah peningkatan infrastruktur, baik akses jalan menuju desa maupun sarana pendukung kawasan wisata. Selain itu, pemerintah daerah juga ingin meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Desa Silurah.
“Pertama yang perlu dibenahi adalah infrastruktur. Kedua, bagaimana kesadaran publik terhadap budaya yang ada di Silurah. Kemudian, infrastruktur di daerah wisatanya juga perlu diperhatikan. Desa Silurah memiliki potensi budaya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Salah satunya tradisi Nyadran Gunung yang rutin digelar masyarakat setempat,” jelasnya.
Pemkab Batang berencana membuat pelaksanaan Nyadran Gunung tahun depan lebih istimewa, seiring dengan upaya pembenahan akses dan fasilitas pendukung wisata. Rencana penanganan infrastruktur meliputi pelebaran jalan sekitar dua kilometer serta pengaspalan jalan baru sepanjang kurang lebih 500 meter.
“Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diperjuangkan melalui perubahan APBD 2027. Namun, apabila belum memungkinkan, pelaksanaannya akan diupayakan pada 2028. Saya berkeinginan Nyadran Gunung tahun depan kondisinya sudah lebih siap. Karena itu, akan kita kejar agar bisa masuk perubahan anggaran 2027. Kita ingin pelaksanaannya lebih bagus dan lebih spesial lagi,” terangnya.
Kepala Desa Silurah Suroto mengatakan, dalam kegiatan Sambang Desa tersebut pemerintah desa menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat. Usulan yang disampaikan antara lain pelebaran jalan kabupaten dari Grisari menuju Silurah sepanjang kurang lebih dua kilometer. Warga juga mengharapkan penerangan jalan dari wilayah Kedung Malang hingga Desa Silurah.
“Selain itu, pemerintah desa mengusulkan pengaspalan jalan menuju kawasan wisata agar akses pengunjung semakin mudah. Di antaranya pelebaran jalan kabupaten dari Grisari ke Silurah kurang lebih dua kilometer, penerangan jalan dari Kedung Malang sampai Desa Silurah, serta pengaspalan jalan menuju kawasan wisata,” ujar dia.
Menurut Suroto, Sambang Desa juga diisi dengan kegiatan sosial dan gotong royong, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan desa, pembagian sembako, serta bantuan bagi anak yatim piatu.
Suroto berharap, perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur dan pengembangan wisata dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Silurah.
Melalui kegiatan Sambang Desa, Pemkab Batang berupaya memastikan aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)