Batang, InfoPublik - Penataan tata ruang Kota Batang terus diintensifkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), khususnya di sepanjang Jalan Dr. Sutomo. Penataan kota, menjadi fokus utama Pemkab Batang, tidak hanya mewujudkan keindahan tata kota, namun lebih dari itu, juga demi memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dengan keberadaan ruang publik yang estetik.
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono bersama tim saat ini berfokus pada pengerjaan infrastruktur area pedestarian depan RSUD Batang, yang progresnya sudah mencapai 98 persen. Jika diperhatikan, area pedestarian sudah dilengkapi dengan tempat duduknya untuk bersantai, dan dalam waktu dekat akan segera ditanami pohon Tabebuya, untuk memperindah Taman Kalisari.
“Khusus pedestarian yang di depan RSUD Batang, akan selesai akhir bulan November karena tinggal penyelesaian tahap akhir. Jadi ditambahi pelengkap saja, biar tamannya tambah estetik,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026).
Tidak hanya pembangunan pedestarian di depan RSUD, namun mulai awal Januari 2027, DPUPR bersama DPRKP segera akan melakukan penyempurnaan pedestarian sepanjang Jalan Dr Soetomo.
“Tahun depan sudah disiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk penyempurnaan area pedestarian dari trotoar depan GOR Abirawa sampai pertigaan RSUD Batang mulai Januari hingga Juni 2027,” jelasnya.
Sedangkan trotoar samping RSUD, setelah pedagang direlokasi ke Pujasera dan Batang Teras Pandawa, akan dibangun tempat bersantai berupa tempat duduk dilengkapi lampu taman.
“Khusus di Taman Lumba-lumba, bangunan tidak diubah, hanya dilakukan sedikit penyempurnaan, agar lebih menarik,” tegasnya.
Ditemui secara terpisah, Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani akan memberikan ornamen pelengkap di pedestarian sepanjang Jalan Dr Soetomo berupa lampu bando atau melintang untuk menghidupkan nuansa kampung batik di area tersebut.
“Ornamen lampu tersebut akan dipasang di 10 titik di Jalan Dr Soetomo yang akan dilakukan pemasangan tahun ini, demikian pula di tahun depan juga akan dilakukan hal serupa di sepanjang trotoar bagian barat yang belum terpasang,” terangnya.
Tatang memastikan, infrastruktur maupun sarana prasarana yang telah terbangun di area Taman Lumba-lumba, tidak akan dilakukan perubahan.
“Anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp3 miliar sudah disiapkan di 2027 mendatang untuk penataan pedestarian di sepanjang Jalan Dr Soetomo agar terlihat menarik dan nyaman bagi pejalan kaki,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)