Martapura, InfoPublik – Ahmad Khotib, putra daerah Kabupaten Banjar yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), meraih peringkat ketiga dalam ajang Majlis Tilawah Al-Quran Bandaraya Se-Borneo di Kuching, Sarawak, Malaysia. Pengumuman pemenang disampaikan pada malam penutupan kegiatan, Kamis (29/10/2026).
Dalam kompetisi tersebut, Ahmad Khotib mengikuti cabang hafalan Al-Qur’an 15 juz dan memperoleh nilai 94,00 poin. Peringkat pertama diraih peserta asal Kalimantan Timur dengan nilai di atas 96 poin, sedangkan peringkat kedua diraih peserta asal Sabah, Malaysia, dengan nilai 96,00 poin.
Sebelum bertolak ke Malaysia, Ahmad Khotib sempat menemui Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi di Mahligai Sultan Adam, Martapura, pada 12 Oktober 2026. Pertemuan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus meminta dukungan dan doa sebelum mengikuti kompetisi.
Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar, Nisfuani, yang turut mendampingi Ahmad Khotib di Sarawak, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil dari pembinaan yang selama ini dilakukan LPTQ Kabupaten Banjar.
Capaian tersebut juga menambah daftar prestasi Ahmad Khotib setelah sebelumnya meraih predikat terbaik pada cabang hafalan Al-Qur’an golongan 20 juz dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang, September 2026.
“Alhamdulillah, kami dari pengurus LPTQ Kabupaten Banjar sangat bersyukur karena pembinaan yang selama ini dilaksanakan tidak sia-sia dan membuahkan hasil yang membanggakan. Ahmad Khotib tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga sebelumnya meraih prestasi pada MTQ Nasional di Semarang. Ini menjadi kebanggaan bagi kita karena kader-kader LPTQ Banjar mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Nisfuani.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi para kader LPTQ dan generasi muda di Kabupaten Banjar untuk terus meningkatkan kemampuan, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta meraih prestasi dalam berbagai kompetisi.
Selain mendampingi Ahmad Khotib di Malaysia, Nisfuani juga menyampaikan harapannya terhadap Nuriah yang saat ini mengikuti Emirates International Holy Quran Award di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Ia optimistis Nuriah dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan kembali meraih prestasi membanggakan, sebagaimana pencapaiannya dalam kompetisi internasional sebelumnya di Iran.
“Kami optimistis Nuriah bisa kembali meraih prestasi yang membanggakan. Apalagi, pada ajang internasional sebelumnya di Iran, ia juga berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mudah-mudahan pada kompetisi di Abu Dhabi ini, Nuriah kembali memperoleh hasil yang membanggakan dan turut mengharumkan nama Kabupaten Banjar serta Indonesia,” tuturnya.
Prestasi Ahmad Khotib di Malaysia menunjukkan capaian pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Banjar. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi hingga tingkat internasional.(Media Center Banjar/Eyv)