Tanah Datar, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) mendorong penguatan integritas, disiplin, profesionalisme, dan inovasi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa keberhasilan aparatur tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Ia menekankan lima prinsip utama yang harus menjadi pegangan setiap ASN, yakni integritas, disiplin dan profesionalisme, inovasi, loyalitas kepada negara dan organisasi, serta orientasi pada kepuasan masyarakat.
“ASN harus mampu memberikan hasil kerja, menghadirkan solusi, dan membawa perubahan. Kepintaran saja tidak cukup tanpa integritas, disiplin, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar,” tegas Eka Putra saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN Formasi 2024 dan 2025 di Islamic Centre Tanah Datar, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, integritas menjadi dasar kepercayaan publik. ASN harus bersikap jujur, menjaga etika, serta tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan. Sementara itu, disiplin dan profesionalisme harus tercermin melalui ketepatan waktu, pemahaman terhadap tugas, penyelesaian pekerjaan sesuai target, serta kemauan meningkatkan kompetensi.
Eka Putra juga meminta ASN membangun pola pikir inovatif dengan mencari solusi dan memperbaiki proses kerja agar pelayanan semakin cepat, mudah, dan efektif tanpa mengabaikan aturan. Kemampuan digital, khususnya dari ASN generasi muda, perlu dimanfaatkan untuk mendukung kinerja dan keterbukaan informasi pemerintah.
Terkait loyalitas, ia mengingatkan bahwa sikap tersebut bukan berarti membenarkan semua keputusan atasan. Loyalitas harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab serta penyampaian kritik dan saran secara santun, etis, dan profesional.
Adapun prinsip kelima adalah menjadikan kepuasan masyarakat sebagai ukuran keberhasilan pelayanan. ASN dituntut memberikan layanan yang ramah, cepat, responsif, dan transparan, serta menjadikan keluhan warga sebagai bahan evaluasi.
“Keberhasilan ASN bukan hanya dilihat dari pekerjaan yang selesai, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Jika pelayanan masih dikeluhkan, berarti ada yang perlu kita perbaiki,” ujarnya.
Eka Putra berharap ASN formasi 2024 dan 2025 dapat menjadi energi baru bagi birokrasi Tanah Datar. Ia mendorong para aparatur untuk terus belajar, berani menyampaikan gagasan, dan membangun kerja sama demi meningkatkan kinerja pemerintahan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tanah Datar, Ronal Satria, mengatakan kegiatan retreat bertujuan memperkuat integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme ASN. Kegiatan yang semula direncanakan di bumi perkemahan dialihkan ke Islamic Centre dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan peserta, kabut asap, dan hujan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap ASN baru tidak hanya memenuhi tuntutan administratif, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.