Tanah Datar, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), menyerahkan tujuh unit ambulans kepada tujuh nagari untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan kabupaten maupun fasilitas kesehatan.
Ketujuh nagari penerima bantuan tersebut yakni Lubuk Jantan, Balimbing, Pasia Laweh, Paninjauan, Singgalang, Tigo Koto, dan Batu Basa.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan keberadaan ambulans di nagari diharapkan mempermudah warga memperoleh pertolongan medis, termasuk mengantar pasien yang membutuhkan penanganan segera. Kendaraan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan sosial dan kemasyarakatan.
“Dengan adanya ambulans ini, kita berharap masyarakat semakin terbantu, terutama bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis dan tinggal jauh dari pusat kabupaten. Mudah-mudahan kendaraan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di nagari penerima,” ujar Eka Putra usai peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Rabu (28/10/2026).
Selain untuk pelayanan kesehatan, ambulans tersebut diharapkan mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat dan bencana. Tanah Datar merupakan daerah dengan potensi kerawanan bencana, sehingga ketersediaan sarana transportasi untuk evakuasi dan mobilisasi warga menjadi kebutuhan penting.
“Karena daerah kita memiliki potensi kerawanan bencana, kita perlu mempersiapkan diri sejak dini. Tentu kita berharap dijauhkan dari segala bencana, tetapi kesiapsiagaan tetap harus dilakukan. Salah satunya melalui ketersediaan sarana yang dapat membantu masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” jelasnya.
Eka Putra menjelaskan, pengadaan tujuh ambulans tersebut didukung melalui sebagian Transfer ke Daerah (TKD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Setelah diserahkan, biaya operasional kendaraan, mulai dari bahan bakar, honorarium sopir, hingga pemeliharaan, menjadi tanggung jawab masing-masing nagari melalui pengelolaan anggarannya.
Karena itu, pemerintah nagari perlu memastikan kesiapan pembiayaan dan pengelolaan agar ambulans dapat digunakan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wali Nagari III Koto, Wili Adha, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas bantuan tersebut. Menurutnya, selama ini nagari belum memiliki layanan ambulans untuk membantu warga.
“Kami mewakili pemerintahan nagari sangat senang, karena adanya ambulans nagari ini bisa kami pergunakan untuk operasional masyarakat yang membutuhkan, terutama di saat situasi darurat,” ungkapnya.