Padang, InfoPublik – Turnamen golf berpeluang menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Pemerintah Kota Padang mendorong pengembangan golf sebagai bagian dari sport tourism untuk menarik wisatawan, memperluas jejaring bisnis, dan membuka peluang investasi di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menutup Wali Kota Padang Cup Executive Golf Tournament 2026 di Lapangan Wirabraja Golf Club, Ulu Gadut, Minggu (18/10/2026).
Turnamen yang diselenggarakan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Padang itu turut dihadiri Ketua PGI Kota Padang Edi Hasymi, para peserta, dan pencinta golf. Penyelenggaraan ajang ini juga menandai upaya menghidupkan kembali kompetisi golf di Kota Padang setelah lebih dari satu dekade tidak menggelar turnamen serupa.
Fadly Amran menilai, kegiatan olahraga yang dikemas dengan pendekatan pariwisata dapat memperluas daya tarik Kota Padang. Selain mendorong masyarakat aktif berolahraga, turnamen juga dapat menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan yang membuka peluang kerja sama lintas sektor.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan olahraga golf karena sejalan dengan program Padang Balomba yang mendorong kebugaran jasmani, kesehatan, kemandirian, serta berbagai kegiatan sportainment di Kota Padang,” ujar Fadly.
Ia mendorong PGI Kota Padang menjadikan turnamen golf sebagai agenda rutin. Konsistensi penyelenggaraan dinilai penting untuk membangun kalender kegiatan olahraga sekaligus memperkuat posisi Padang sebagai destinasi wisata yang menawarkan beragam pengalaman bagi pengunjung.
Selain mengembangkan wisata olahraga, Pemkot Padang juga memperkuat sektor gastronomi sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata. Pemerintah kota tengah memperjuangkan pengakuan Padang sebagai Kota Kreatif UNESCO kategori Gastronomi melalui UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
Fadly mengatakan, kekayaan kuliner Minangkabau dapat menjadi modal untuk memperluas pengenalan Kota Padang di tingkat internasional. Upaya tersebut perlu didukung pembenahan kawasan wisata dan pengembangan kegiatan yang mampu menarik pengunjung.
“Kita terus mendorong pengembangan gastronomi sebagai salah satu daya tarik wisata Kota Padang. Melalui penguatan kuliner khas Minangkabau dan pembenahan kawasan wisata, kita berharap Padang semakin dikenal di tingkat internasional dan mampu mewujudkan cita-cita menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network kategori Gastronomi,” tambahnya.
Pengembangan wisata olahraga dan gastronomi diharapkan dapat saling melengkapi. Turnamen olahraga berpotensi mendatangkan peserta dan pengunjung, sementara kuliner serta destinasi wisata lokal dapat memperpanjang pengalaman mereka selama berada di Padang.
Ketua PGI Kota Padang Edi Hasymi menyebut penyelenggaraan Wali Kota Padang Cup Executive Golf Tournament 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan golf di daerah. Pasalnya, PGI Kota Padang telah lebih dari 10 tahun tidak menyelenggarakan turnamen golf.
Menurut Edi, golf bukan hanya olahraga untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan membangun jaringan antarpeserta dari berbagai latar belakang. Turnamen kali ini turut didukung sejumlah sponsor yang menyediakan hadiah, antara lain televisi, sepeda listrik, kulkas, sepeda, dan kulkas mini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang atas dukungan yang diberikan sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berkomitmen untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan guna mempererat silaturahmi sekaligus mendorong perkembangan olahraga golf di Kota Padang,” tutur Edi.
Rencana penyelenggaraan tahunan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesinambungan kompetisi golf di Padang. Dengan dukungan pemerintah, komunitas olahraga, dan mitra swasta, kegiatan ini berpotensi memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah.
(Mul)
~ 📤 by Ju