Ketua Komisi Pemuda Boven Digoel: 41 Tahun PP GPI Jadi Momentum Perkuat Iman
Foto Bersama Saat HUT GPI Di Boven Digoel
Foto Bersama Saat HUT GPI Di Boven Digoel
Boven Digoel, InfoPublik – Ketua Komisi Pelayanan Pemuda se-Klasis Boven Digoel Aryok Sarangnga, menegaskan perjalanan 41 tahun Persekutuan Pemuda (PP) Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua merupakan sejarah panjang dalam membangun persekutuan, pelayanan, dan kesaksian gereja di Tanah Papua.
(PP GPI Papua se-Klasis Boven Digoel menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 tahun 2026, yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Jemaat GPI Bukit Zaitun, PT Papua Agro Lestari (PAL).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia HUT PP GPI Bukit Zaitun PAL bersama Majelis Pekerja Klasis dan Komisi Pelayanan Pemuda GPI Klasis Boven Digoel ini mengusung tema “Berani Berubah, Bergerak, dan Berdampak: Pemuda Gereja Membaharui Dunia”, berdasarkan Roma 12:2.
Perayaan tersebut diikuti oleh persekutuan pemuda dari berbagai jemaat GPI Papua se-Klasis Boven Digoel, bersama para pelayan firman dan sakramen, pengurus Komisi Pelayanan Pemuda Klasis, para senior pemuda, jemaat, serta undangan dan simpatisan.
Aryok Sarangnga menegaskan, perjalanan 41 tahun PP GPI Papua merupakan sejarah panjang dalam membangun persekutuan, pelayanan, dan kesaksian gereja di Tanah Papua.
Ia mengajak seluruh pemuda untuk menjadikan momentum perayaan ini sebagai kesempatan memperkuat iman, persaudaraan, dan komitmen pelayanan agar organisasi pemuda gereja terus berkembang mengikuti tantangan zaman.
Menurutnya, pemuda gereja tidak hanya berperan sebagai generasi penerus, tetapi juga harus mengambil bagian aktif dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui subtema “Berubah dalam Kristus, Peduli terhadap Sesama dan Lingkungan, Berani Menjadi Terang, serta Bergerak Membawa Pembaruan”, para pemuda diajak memulai perubahan dari diri sendiri, meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, serta mewujudkan iman melalui tindakan nyata.
Pemuda juga didorong untuk berperan dalam pelayanan gereja, kegiatan sosial, pendidikan, pengembangan kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sehingga kehadirannya membawa manfaat bagi sesama.
Sementara itu, Ketua Klasis Gereja Protestan Indonesia, Simson Mnune, dalam pesan penutupan kegiatan mengajak para pemuda untuk memiliki ketahanan diri dan tetap teguh menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Ia mengangkat analogi telur yang direbus dalam suhu panas sebagai gambaran bagaimana seseorang menghadapi tekanan. Melalui ilustrasi tersebut, para pemuda diharapkan mampu menghadapi persoalan percintaan, pekerjaan, ekonomi, serta kesejahteraan keluarga dengan keteguhan, semangat, dan sikap pantang menyerah.
Pesan tersebut menegaskan bahwa tantangan kehidupan hendaknya tidak membuat pemuda kehilangan arah, melainkan menjadi kesempatan untuk memperkuat karakter, mempertahankan eksistensi, dan terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam pelaksanaan kegiatan itu, panitia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, di antaranya PT Papua Agro Lestari, Jemaat GPI Bukit Zaitun PAL, Starnet PAL, dan JTS PAL Market PAL.
Dukungan jemaat dan berbagai pihak, baik berupa fasilitas maupun dukungan moral, turut membantu kelancaran rangkaian perayaan HUT ke-41 PP GPI Papua se-Klasis Boven Digoel.
Seluruh pemuda GPI Papua diharapkan semakin memperkuat iman, membangun persaudaraan, mengembangkan potensi, serta berani mengambil peran dalam menghadirkan perubahan positif bagi gereja, masyarakat, dan Tanah Papua.
Semangat perayaan ini sejalan dengan motto pelayanan PP GPI Papua, “Pergilah dan Berbuahlah,” sebagai ajakan bagi setiap pemuda untuk terus berkarya dan memberikan dampak nyata bagi sesama.