Kota Gorontalo, InfoPublik - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, Yana Tanti Suleman, mengatakan edukasi kesehatan perempuan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga.
Perempuan yang memiliki pengetahuan memadai tentang kesehatan diharapkan mampu menjaga dirinya sekaligus menjadi sumber informasi positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Saya mendukung penuh kegiatan DWP Unit DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo yang mengangkat isu kesehatan perempuan melalui sosialisasi SADARI," kata Yana Suleman pada rapat rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesehatan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), Sabtu (17/10/2026).
Menurut Yana kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Perempuan perlu memiliki pengetahuan yang benar, mengenali perubahan pada tubuhnya, dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan gejala yang perlu diperiksa.
SADARI merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan payudara. Namun, pemeriksaan mandiri tidak menggantikan pemeriksaan klinis maupun skrining yang dianjurkan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran perempuan perlu terus dilakukan agar mereka dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program kerja DWP Unit DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo, khususnya Bidang Sosial Budaya, sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan diri, terutama dalam upaya mengenali perubahan pada payudara sejak dini.
Selain menjadi agenda rutin organisasi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan antaranggota, serta meningkatkan peran DWP dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga.
Dalam sosialisasi tersebut, anggota DWP diberikan pemahaman mengenai pentingnya SADARI sebagai langkah untuk mengenali kondisi normal payudara dan mendeteksi perubahan yang perlu mendapat perhatian. Melalui edukasi ini, perempuan diharapkan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan benjolan, perubahan bentuk, perubahan kulit, atau tanda lain yang tidak biasa.
Lebih lanjut, Kepala Dinas berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan.
“Saya berharap Dharma Wanita Persatuan terus menjadi wadah yang aktif dalam mendukung pemberdayaan perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui perempuan yang sehat, berdaya, dan berpengetahuan, kita dapat membangun keluarga yang lebih kuat dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DWP Unit DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Sutyaningsih Arifandy Pelealu, mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh pengurus dan anggota DWP, terutama dalam meningkatkan kesadaran untuk lebih memperhatikan kesehatan diri.
Ia juga mengajak seluruh anggota agar menjadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal untuk menerapkan pola hidup sehat dan berbagi informasi positif kepada keluarga serta masyarakat.
Melalui pelaksanaan rapat rutin dan sosialisasi kesehatan SADARI ini, DWP Unit DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, memperkuat solidaritas organisasi, serta mendukung terwujudnya perempuan yang sehat, mandiri, dan berdaya. (mcgorontaloprov/fahmi)