SLEMAN, InfoPublik – Menepis stigma negatif penegakan hukum di mata publik, jajaran kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Aiptu Endri Destana, turun langsung menemui warga Padukuhan Tumut, Selasa (13/10/2026).
Patroli dialogis atau sambang yang sengaja digelar pada siang hari ini bertujuan untuk menjangkau interaksi warga secara lebih luas, mengingat kunjungan malam umumnya hanya mempertemukan petugas dengan warga yang tengah melaksanakan ronda.
Dalam blusukannya, pria yang akrab disapa Desta ini membawa pesan tegas terkait komitmen kepolisian dalam mengayomi dan melayani masyarakat di tingkat akar rumput.
Sesuai dengan mandat instruksi Kapolri melalui semboyan "Polisi Bersama Masyarakat", Desta menekankan bahwa kepentingan warga adalah pusat orientasi dari setiap tugas aparat keamanan.
Ia memastikan, kepolisian selalu hadir untuk mendengar keluh kesah, memberikan perlindungan nyata, serta menjamin kepastian hukum yang berkeadilan.
Komitmen kehadiran proaktif ini sekaligus menjadi langkah konkret kepolisian untuk menghapus fenomena keliru di masyarakat yang kerap beranggapan bahwa penanganan perkara harus menunggu sorotan publik atau no viral, no justice.
Guna menciptakan benteng pertahanan sosial yang tangguh dari ancaman kriminalitas, Desta turut memformulasikan strategi pengamanan swakarsa melalui pembagian peran yang inklusif antarkeluarga.
Ia mengedukasi warga, urusan ketertiban lingkungan bukan sekadar beban para pria di malam hari.
Kelompok perempuan juga didorong untuk mengambil peran strategis sebagai pengawas lingkungan pada siang hari ketika mayoritas aktivitas berpusat di sekitar rumah.
Menutup agenda peninjauannya, Bhabinkamtibmas Sumbersari menyerahkan langsung bantuan prasarana penunjang Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kepada perwakilan RW 14 Padukuhan Tumut.
Kucuran bantuan fasilitas ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat gotong royong agar ketertiban dan kerukunan warga terus terjaga secara mandiri. (MC Kab. Sleman / KIM Moyudan / Giek)