Padang, InfoPublik – Pemerintah Kota Padang menyiapkan pendirian Pondok Alquran di 11 kecamatan mulai 2027 sebagai upaya memperkuat pembinaan generasi Qurani secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran, pengasuhan, dan pelatihan bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta mengamalkan Alquran sekaligus mencetak peserta berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kota Padang 2026 di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (14/10/2026).
Menurut Maigus, penguatan pembinaan melalui Pondok Alquran menjadi langkah lanjutan untuk menjaga keberlanjutan prestasi yang dihasilkan melalui MTQ. Pemerintah Kota Padang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) akan mendorong pembinaan yang lebih terarah di setiap kecamatan.
“Pondok Alquran akan menjadi pusat pembinaan, pengasuhan, dan pelatihan anak-anak di setiap kecamatan guna melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Maigus.
MTQN ke-42 tingkat Kota Padang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026 dengan mengusung tema Membumikan Alquran dan Menguatkan Smart Surau untuk Menuju Padang Maju dan Sejahtera.
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, selaku Ketua Pelaksana MTQN ke-42, melaporkan bahwa kompetisi tersebut diikuti 636 kafilah dari 11 kecamatan yang bertanding pada 13 cabang lomba. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana menjaring dan mempersiapkan peserta terbaik untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2027.
Maigus mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ, termasuk panitia, dewan hakim, peserta, dan pemerintah kecamatan. Ia menilai pelaksanaan tahun ini berlangsung meriah dengan kualitas penyelenggaraan yang dinilainya melampaui skala kompetisi tingkat kota. “Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan MTQ ini dengan baik, bahkan terasa bertaraf nasional, bukan lagi tingkat kota,” katanya.
Dalam kompetisi tahun ini, Kecamatan Koto Tangah kembali meraih predikat juara umum. Kecamatan tersebut juga mendapat apresiasi karena menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQN ke-42.
Untuk memastikan keberlanjutan penyelenggaraan dan pembinaan peserta, LPTQ Kota Padang bersama perwakilan 11 kecamatan telah menyepakati lokasi MTQ tingkat kota untuk tiga tahun mendatang.
Kecamatan Padang Barat ditetapkan sebagai tuan rumah pada 2027, disusul Kecamatan Padang Selatan pada 2028 dan Kecamatan Padang Utara pada 2029.
Penetapan tuan rumah secara bergiliran diharapkan memberi kesempatan kepada setiap kecamatan untuk terlibat aktif dalam pengembangan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan kafilah.
Dengan rencana pendirian Pondok Alquran di seluruh kecamatan dan persiapan menuju MTQ tingkat provinsi, Pemko Padang berupaya menjadikan MTQ bukan sekadar agenda perlombaan, melainkan bagian dari pembinaan keagamaan yang berkesinambungan. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas akses pembelajaran Alquran dan melahirkan generasi Qurani yang unggul serta berdaya saing.
(Bt)
~ 📤 by Ju