Langgur, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara memastikan kesiapan tuan rumah Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) XXXVII Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) di Ohoi Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku pada 18–24 Oktober 2026.
Pemeriksaan kesiapan mencakup fasilitas persidangan, akomodasi, akses transportasi, kebutuhan dasar, hingga pengamanan.
Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan bahwa kesiapan penyelenggaraan harus menjadi perhatian seluruh pihak, mengingat MPP XXXVII AMGPM akan mempertemukan pimpinan gereja, unsur pemerintah, serta utusan AMGPM dari berbagai daerah.
“Ohoira harus siap. Ini wajah Maluku Tenggara di mata Maluku dan Maluku Utara,” tegas Viali meninjau langsung sejumlah lokasi persiapan kegiatan di Ohoi Ohoira, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, persiapan kegiatan tidak hanya menyangkut kelengkapan fasilitas, tetapi juga kelancaran mobilitas peserta, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama pelaksanaan musyawarah.
Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia penyelenggara, pemerintah ohoi, serta masyarakat memperkuat koordinasi agar berbagai kebutuhan dapat dipenuhi sebelum kegiatan dimulai.
MPP XXXVII AMGPM dijadwalkan dihadiri Gubernur Maluku dan Gubernur Maluku Utara, pimpinan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), serta ratusan peserta dari berbagai wilayah.
Kehadiran para tamu tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkab Maluku Tenggara dalam mempersiapkan fasilitas dan pelayanan selama penyelenggaraan agenda organisasi kepemudaan gereja tersebut.
Sementara itu, masyarakat Ohoi Ohoira turut terlibat dalam persiapan melalui kegiatan gotong royong untuk memenuhi berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
Saat melakukan peninjauan, Wakil Bupati bersama rombongan disambut Camat Kei Kecil Barat, Ketua Majelis Jemaat Ohoira, Kepala Ohoi Ohoira, serta tokoh masyarakat setempat.
Pemkab Maluku Tenggara bersama unsur TNI-Polri, panitia, dan masyarakat setempat terus mengoordinasikan persiapan menjelang pembukaan MPP XXXVII AMGPM.
Penyelenggaraan musyawarah tersebut diharapkan menjadi kesempatan memperkenalkan keramahan masyarakat Maluku Tenggara serta nilai kebersamaan Ain Ni Ain kepada para peserta dari Maluku dan Maluku Utara.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)