Donggala, InfoPublik – Bupati Donggala Vera Elena Laruni dikukuhkan sebagai Bunda Genre Kabupaten Donggala untuk memperkuat pembinaan remaja dan mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Pengukuhan berlangsung di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Senin (5/10/2026), bersamaan dengan Grand Final Apresiasi Duta Genre Kabupaten Donggala 2026.
Vera mengatakan amanah sebagai Bunda Genre bukan sekadar penyematan gelar, melainkan tanggung jawab untuk hadir lebih dekat dengan remaja melalui dialog, pendampingan, dan penguatan peran keluarga.
“Sebagai Bunda Genre, saya ingin memastikan bahwa anak-anak muda Donggala tidak berjalan sendiri. Mereka harus didampingi, didengarkan, dan diberi ruang untuk berkomunikasi agar berani merencanakan masa depannya dengan lebih baik dan terarah,” kata Vera.
Menurutnya, pembinaan remaja membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah daerah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), sekolah, dan keluarga.
Karena itu, ia berharap Program Genre tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari remaja di Kabupaten Donggala. Pendampingan dinilai penting karena masih terdapat remaja yang membutuhkan dukungan dalam merencanakan masa depan dan mengambil keputusan dalam berbagai tahapan kehidupannya.
“Masa depan itu tidak menunggu siap, tetapi harus kita siapkan bersama, oleh pemerintah, oleh keluarga, oleh Bunda Genre, dan oleh generasi muda itu sendiri,” ujarnya.
Vera juga mengapresiasi dukungan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat pembangunan keluarga dan pembinaan remaja di Kabupaten Donggala.
Program Genre merupakan salah satu upaya pembinaan remaja yang diarahkan untuk membangun karakter dan daya saing generasi muda. Melalui program tersebut, Duta Genre juga didorong menjadi teladan sekaligus penggerak bagi remaja dalam menjalani berbagai tahapan transisi kehidupan secara optimal.
Ketua Umum Forum Genre Donggala Agung Syahreza mengatakan keterlibatan remaja dalam pembangunan daerah perlu diperkuat dengan memberikan ruang partisipasi, termasuk dalam pelaksanaan program hingga proses pengambilan keputusan.
Menurut Agung, pemilihan Duta Genre Donggala 2026 berlangsung sekitar dua bulan dan diikuti peserta dari berbagai kecamatan. Dari sekitar 285 peserta yang mendaftar, panitia menetapkan 34 finalis yang mengikuti sejumlah tahapan penilaian, antara lain tantangan video, tantangan gerak, wawancara mendalam, dan pemaparan program kerja.
“Duta Genre Kabupaten Donggala wajib memiliki program kerja yang harus diimplementasikan di masyarakat. Aksi nyata, ilmu, dan dampak yang dilakukan menjadi penilaian utama,” kata Agung.
Ia berharap Forum Genre terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Kabupaten Donggala.
Grand Final Apresiasi Duta Genre Kabupaten Donggala 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Taufik M. Burhan, Sekretaris Daerah Rustam Efendi, Kepala DP3AP2KB Milhar, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah Nuryamin, sejumlah pejabat, camat, pengurus Forum Genre, serta siswa dan pembina Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).