Ko-Kreasi CNF Dorong Solusi atas Tantangan Pelayanan Gizi di Aceh
Program Child Nutrition Fund (CNF) di Banda Aceh.
Program Child Nutrition Fund (CNF) di Banda Aceh.
Banda Aceh, InfoPublik – Identifikasi hambatan pelayanan gizi menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Ko-Kreasi Intervensi Gizi melalui Program Child Nutrition Fund (CNF) di Banda Aceh.
Pendekatan tersebut dilakukan melalui diskusi teknis dan kunjungan pendampingan ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk menilai pelaksanaan layanan sekaligus merumuskan solusi sesuai kondisi daerah.
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga bersama Dinas Kesehatan Provinsi Aceh pada 23–25 September 2026 itu mempertemukan pengelola program dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga fasilitas pelayanan kesehatan.
Forum kolaboratif tersebut menjadi ruang untuk mengidentifikasi tantangan, potensi, dan kebutuhan pelayanan gizi di lapangan. Peserta kemudian bersama-sama menyusun strategi intervensi yang lebih terintegrasi agar pelayanan gizi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh turut berpartisipasi dengan melibatkan pengelola program gizi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Selama tiga hari, peserta mengikuti diskusi teknis, pendampingan kunjungan pelayanan gizi ke puskesmas, serta koordinasi lintas program yang melibatkan bidang gizi, kesehatan ibu dan anak (KIA), Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM), promosi kesehatan, farmasi, dan ahli gizi rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi mengatakan, kolaborasi lintas bidang diperlukan untuk mempercepat penanganan persoalan gizi, khususnya pada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.
“Peningkatan kualitas gizi masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu program saja. Diperlukan kolaborasi lintas bidang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar intervensi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Kota Banda Aceh untuk berbagi pengalaman sekaligus mengadopsi praktik-praktik baik yang dapat diterapkan di puskesmas.
Salah satu agenda utama adalah kunjungan pendampingan ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kunjungan tersebut menjadi media pembelajaran bersama untuk menilai pelaksanaan layanan gizi, mengidentifikasi hambatan, serta membahas solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi masing-masing daerah.
Hasil pembahasan selanjutnya menjadi dasar penyusunan rekomendasi tindak lanjut bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
Melalui keikutsertaan dalam Program CNF, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh terus memperkuat pelayanan gizi yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan status gizi ibu dan anak di Aceh.
© Copyright 2026, All Rights Reserved