Revitalisasi Rampung, 560 Pedagang Bersiap Kembali ke Pasar Banyuwangi
Istimewa
Istimewa
Banyuwangi, InfoPublik — Sebanyak 560 pedagang mulai menjalani proses serah terima dan pengecekan lapak di Pasar Banyuwangi setelah revitalisasi pasar tersebut selesai dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menargetkan pasar tersebut mulai beroperasi pada Oktober 2026. Proses serah terima lapak dilakukan secara bertahap sejak Senin (21/9/2026).
Selama revitalisasi berlangsung, para pedagang sebelumnya direlokasi ke kawasan Gedung Wanita.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, mengatakan pedagang telah mendapat sosialisasi mengenai rencana pengoperasian pasar dan penempatan lapak.
“Rencananya mulai kita operasikan Oktober 2026. Para pedagang telah kita sosialisasikan, dan mulai serah terima lapak yang akan ditempatinya,” kata Suratno.
Pada Selasa (22/9/2026), sejumlah pedagang terlihat mengurus administrasi sekaligus meninjau lokasi lapak masing-masing di Pasar Banyuwangi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Kabupaten Banyuwangi, Heni Sugiharti, mengatakan terdapat 560 pedagang yang lolos proses verifikasi dan validasi berdasarkan pendataan saat relokasi.
“Ada 560 pedagang yang lolos verval, mereka ini masuk prioritas pertama yang akan menempati pasar. Mereka kita beri kesempatan untuk mengecek tempat dan utilitasnya,” kata Heni.
Untuk menghindari kepadatan sekaligus memberikan waktu kepada pedagang mengenali tempat usaha baru, pengecekan lapak dilakukan secara bergelombang.
Tahap awal dimulai dari pedagang dengan nomor urut 1–50, kemudian dilanjutkan kelompok berikutnya yang berjumlah sekitar 60 pedagang.
Proses tersebut dilakukan secara bergiliran hingga seluruh pedagang prioritas pertama mendapat kesempatan mengecek kondisi lapak dan fasilitas pendukungnya.
Diskop UMP menargetkan persiapan bagi 560 pedagang prioritas pertama dapat diselesaikan dalam pekan ini. Setelah itu, penataan akan dilanjutkan kepada kelompok pedagang prioritas kedua di luar 560 pedagang tersebut.
“Setelah semuanya (pedagang) siap, baru kita operasikan. Target secepatnya, yang penting para pedagang segera di tempat yang baru,” ujar Heni.
Salah satu pedagang yang telah menerima kunci lapak adalah Teguh, pedagang asal Kecamatan Giri. Ia mulai mempersiapkan lapaknya.
Teguh yang telah berjualan sejak 2006 mengaku antusias untuk kembali menjalankan usaha di Pasar Banyuwangi setelah revitalisasi yang dimulai pada 2024.
Pedagang aksesori dan jasa sepuh emas tersebut berharap perpindahan berlangsung lancar dan aktivitas perdagangan di pasar semakin ramai.
“Kami harapkan semoga ke depannya tambah ramai, dan para pedagang supaya diberi kelancaran,” katanya. (*)
© Copyright 2026, All Rights Reserved