Kader IPNU-IPPNU Lumajang Didorong Mampu Membina Generasi
Kominfo Lumajang/Yaqin
Kominfo Lumajang/Yaqin
Lumajang, InfoPublik – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Lumajang menggelar Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) selama lima hari untuk memperkuat kapasitas kader dan keberlanjutan sistem kaderisasi organisasi.
Kegiatan berlangsung pada 16–20 September 2026 di Graha Nagara Bhakti, Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Latin dan Latpel dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan, mewakili Bupati Lumajang, Rabu (16/9/2026).
Dalam sambutan Bupati Lumajang yang dibacakan Agus, Latin dan Latpel disebut sebagai momentum untuk memperkuat fondasi organisasi, meningkatkan kapasitas kader, serta membangun sistem kaderisasi yang mampu menjawab perkembangan zaman.
“Kader yang baik bukan hanya kader yang mampu mengikuti kegiatan, tetapi kader yang mampu menggerakkan organisasi, membina generasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan Bupati Lumajang.
Kaderisasi, menurut sambutan tersebut, tidak hanya diarahkan untuk menyiapkan pengurus atau anggota organisasi, tetapi juga membentuk kader yang mampu mengambil peran dan memberikan kontribusi di lingkungan masing-masing.
Pemkab Lumajang juga menekankan bahwa pengembangan organisasi harus tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), tradisi keilmuan, dan persaudaraan, sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan generasi muda.
“Rekonstruksi harus menjadi upaya untuk memperkuat nilai-nilai Aswaja, menjaga tradisi keilmuan, memperkokoh persaudaraan, serta membangun organisasi yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Melalui Latin dan Latpel, kemampuan instruktur dan pelatih diperkuat karena keduanya memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan proses kaderisasi di lingkungan IPNU-IPPNU.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang juga memandang IPNU-IPPNU memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki wawasan kebangsaan.
Kader didorong memiliki komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjunjung Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“IPNU-IPPNU memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan dan memiliki komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian pesan Bupati Lumajang.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapat penguatan kapasitas sebagai instruktur dan pelatih yang nantinya berperan dalam membangun kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Lumajang secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Penguatan tersebut diharapkan melahirkan kader yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga mampu membina generasi, menjaga nilai organisasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Yaqin/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved