Robotik Bawah Air UMG Tembus Final Kontes Kapal Indonesia 2026
Gresik, InfoPublik – Teknologi robotik bawah air karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) akan bersaing di tingkat nasional. Tim Robotik Bawah Air UMG, Siti Busyro, berhasil menembus babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 di Bengkalis, Riau.
Tim dari Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan, Fakultas Teknik UMG tersebut akan bertanding pada kategori Remotely Operated Vehicle (ROV), yakni teknologi kendaraan bawah air yang dikendalikan dari permukaan untuk melakukan manuver di dalam air.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan keberhasilan tim UMG menembus final KKI menunjukkan kemampuan mahasiswa daerah dalam mengembangkan teknologi maritim yang mampu berkompetisi di tingkat nasional.
“Keberhasilan menembus babak final ini memiliki nilai tersendiri buat adik-adik karena nantinya akan bersaing langsung dengan jajaran universitas bonafit dan ternama di Indonesia. Saya berharap agar seluruh anggota tim tetap semangat, tidak merasa minder, dan selalu menjaga fokus demi membawa pulang hasil terbaik,” ujar Alif saat melepas Tim Siti Busyro di Halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (15/9/2026).
Menurut Alif, capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas generasi muda dan iklim akademik di Gresik memiliki daya saing, khususnya dalam penguasaan teknologi maritim dan robotika bawah air.
Ia meminta tim menjaga kekompakan dan sportivitas selama kompetisi. Sebab, selain membawa nama UMG, para mahasiswa juga membawa nama Kabupaten Gresik dalam ajang nasional tersebut. “Jaga sportivitas karena kalian membawa nama almamater Universitas Muhammadiyah Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik di kancah nasional,” tegasnya.
Rektor UMG Khoirul Anwar menjelaskan Tim Siti Busyro akan mengandalkan teknologi ROV dalam kompetisi yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dit Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
ROV merupakan teknologi kendaraan bawah air yang memungkinkan pengoperasian dari permukaan. Teknologi tersebut dirancang agar kendaraan dapat menyelam secara stabil, melakukan pergerakan di bawah air, kemudian kembali ke permukaan. “ROV ini merupakan teknologi bagaimana kapal bisa menyelam dengan keseimbangan dan kembali ke permukaan,” jelas Khoirul.
Menurutnya, pengembangan robotik bawah air menjadi salah satu bidang yang terus didorong UMG sebagai bagian dari penguatan keunggulan Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan. UMG bahkan menargetkan pengembangan robotik bawah air dapat menjadi salah satu program unggulan sekaligus fondasi pengembangan produk teknologi maritim di kampus.
Tantangan Tim Siti Busyro di babak final cukup berat. Mereka akan berhadapan dengan tim dari 18 perguruan tinggi negeri dan lima perguruan tinggi swasta. Sejumlah perguruan tinggi yang masuk dalam daftar peserta final antara lain Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Indonesia (UI). Dari perguruan tinggi swasta terdapat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Persaingan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMG untuk menguji kemampuan teknologi yang dikembangkan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi tim-tim dengan ekosistem riset dan inovasi yang kuat.
Khoirul menilai keikutsertaan di final KKI 2026 menjadi tonggak penting bagi pengembangan keahlian robotik bawah air di UMG. “Ini merupakan milestone penting dalam mewujudkan Prodi Teknik Konstruksi Perkapalan UMG sebagai pusat pengembangan robotik bawah air,” ungkapnya.
KKI 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji penerapan teknologi kapal dan robotika secara langsung dalam kompetisi nasional. Bagi UMG, kehadiran Tim Siti Busyro di babak final sekaligus memperkuat upaya menjadikan inovasi maritim sebagai salah satu bidang unggulan pengembangan talenta teknologi di Gresik.
(dvd)