Atom Mansas 2026 Jadi Ruang Pembinaan Atlet Pelajar
Sumenep, InfoPublik – Kompetisi basket pelajar tidak hanya menjadi arena perebutan gelar, tetapi juga ruang untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding sejak usia sekolah. Hal itu terlihat dalam Atom Mansas Basketball Championship 2026 yang mempertemukan 58 tim SMP/MTs dan SMA/MA/SMK dari berbagai daerah se-Madura.
Turnamen yang berlangsung sejak 17 Agustus 2026 tersebut turut melahirkan prestasi bagi tim tuan rumah. Tim basket putri MAN Sumenep keluar sebagai juara pertama, sedangkan tim putranya meraih posisi ketiga.
Persaingan antarpelajar dalam kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk menguji kemampuan secara langsung, membangun sportivitas, sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari berbagai sekolah di Pulau Garam.
Penanggung Jawab Atom Mansas MAN Sumenep Faisal Riza Baisuni mengatakan, capaian para atlet menjadi salah satu hasil positif dari kompetisi yang digelar secara berkelanjutan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian para pelajar, baik sebagai panitia yang sukses mengawal acara maupun sebagai atlet yang berjuang di lapangan,” ujarnya pada final dan penutupan turnamen di Lapangan MAN Sumenep, Rabu (9/9/2026).
Dengan kategori SMP dan SMA untuk kelompok putra dan putri, Atom Mansas Basketball Championship memberikan ruang kompetisi bagi pelajar dengan jenjang usia berbeda. Keterlibatan 58 tim juga menunjukkan adanya kebutuhan terhadap kompetisi yang dapat mempertemukan sekaligus menguji kemampuan atlet muda antarsekolah.
Faisal berharap turnamen tahunan tersebut dapat terus dilaksanakan sehingga pembinaan atlet tidak berhenti pada latihan di sekolah, tetapi berlanjut melalui pengalaman bertanding dalam kompetisi yang kompetitif. “Ajang ini diharapkan terus menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat olahraga, mengasah sportivitas, dan mempererat silaturahmi antarpelajar se-Madura,” katanya.
Menurut dia, keberlanjutan kompetisi penting untuk menciptakan lebih banyak kesempatan bagi pelajar mengembangkan bakat olahraga. Pertandingan yang rutin juga dapat menjadi sarana bagi sekolah untuk memetakan potensi atlet sekaligus membangun mental dan karakter melalui olahraga.
Keberhasilan tim putri MAN Sumenep menjadi juara dan tim putra meraih posisi ketiga menunjukkan bahwa kompetisi antarpelajar tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda di Madura.
(Ren/Fer)
© Copyright 2026, All Rights Reserved