Bupati Lumajang: TMMD Jangan Berhenti saat Program Selesai
Pendim 0821 Lumajang (Istimewa)
Pendim 0821 Lumajang (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik – Hasil pembangunan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, diharapkan tetap memberikan manfaat setelah program berakhir. Partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan menjadi kunci agar dampak TMMD dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam pelaksanaan TMMD sekaligus keberlanjutan hasil pembangunan.
Menurut Indah, TMMD merupakan bentuk sinergi berbagai unsur untuk membangun wilayah dari sejumlah aspek. Keberhasilan program karena itu tidak hanya ditentukan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dari manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat.
“TMMD ke-129 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun suatu wilayah dari berbagai aspek. Melalui kunjungan pengawasan dan evaluasi ini, kami sangat terbuka terhadap masukan, arahan serta saran dari Tim Wasev,” ungkap Indah saat menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 di Makodim 0821 Lumajang, pada Senin (10/8/2026).
Keterlibatan masyarakat memiliki peran penting karena hasil pembangunan di tingkat desa pada akhirnya digunakan untuk mendukung aktivitas dan kebutuhan warga. Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar hasil pembangunan tetap terawat dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Indah mengapresiasi Satuan Tugas TMMD ke-129, prajurit TNI, jajaran Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat yang bergotong royong dalam mendukung pelaksanaan program.
“Tak lupa kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dansatgas TMMD ke-129 beserta seluruh prajurit TNI, jajaran Polri serta masyarakat yang telah bekerja keras selama ini. Sinergi dan gotong royong ini menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Menurut Pemkab Lumajang, kebersamaan yang terbentuk selama pelaksanaan TMMD diharapkan dapat terus dipertahankan setelah rangkaian kegiatan berakhir. Dengan demikian, gotong royong tidak hanya berlangsung selama pembangunan, tetapi berlanjut dalam pemeliharaan hasilnya.
Dalam rangkaian pengawasan dan evaluasi, Pemkab Lumajang juga membuka ruang bagi Tim Wasev untuk memberikan masukan terhadap pelaksanaan TMMD ke-129. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai sasaran serta hasil pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi untuk menjaga keberlanjutan hasil TMMD sekaligus mendorong masyarakat terlibat dalam pengembangan wilayahnya.
Dengan partisipasi warga, manfaat TMMD ke-129 diharapkan tidak berakhir bersamaan dengan selesainya program. Hasil pembangunan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan, sedangkan semangat gotong royong yang terbentuk menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan desa secara mandiri.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ferdian/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved