Palangka Raya, InfoPublik – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya resmi membentuk Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Bereng Hapakat di Kelurahan Bereng Bengkel, Rabu (5/8/2026). Kehadiran komunitas ini memperkuat peran masyarakat dalam penyebaran informasi publik sekaligus menjadi garda terdepan menangkal hoaks.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, mengatakan, pembentukan KIM merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya memperluas partisipasi masyarakat dalam bidang informasi dan komunikasi.
Menurutnya, semakin banyak KIM yang terbentuk, semakin besar pula peran masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, melawan penyebaran hoaks, serta mempromosikan berbagai potensi daerah.
"Hari ini KIM Bereng Hapakat resmi menjadi KIM ke-38 di Kota Palangka Raya. Ini menunjukkan semangat kolaborasi masyarakat dalam mendukung keterbukaan informasi publik terus tumbuh di setiap wilayah,"ujarnya.
Hendra menjelaskan, KIM tidak hanya menjadi penghubung informasi pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi warga untuk mempublikasikan potensi lokal, mulai dari kegiatan sosial, budaya, pelaku UMKM, hingga pembangunan di lingkungan masing-masing.
Melalui pemanfaatan media digital secara bijak, KIM diharapkan mampu membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sehingga informasi dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, Hendra mengajak seluruh pengurus dan anggota KIM Bereng Hapakat aktif meningkatkan literasi digital di lingkungan masing-masing. Menurutnya, tantangan di era digital tidak hanya derasnya arus informasi, tetapi juga kemampuan masyarakat memilah informasi yang benar serta menjaga etika bermedia digital.
"Untuk itu, KIM harus menjadi pelopor penyebaran informasi yang positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Dengan bertambahnya jumlah KIM menjadi 38 komunitas, Diskominfo Kota Palangka Raya optimistis sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung keterbukaan informasi publik akan semakin kuat. Pembinaan dan pendampingan juga akan terus dilakukan agar setiap KIM berkembang menjadi komunitas yang aktif, mandiri, dan berkontribusi dalam penyebarluasan informasi berkualitas.(Mc.Palangka Raya/Eyv)