Kota Gorontalo, InfoPublik - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau, agar seluruh nelayan dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan Teluk Tomini Selatan Gorontalo pada 5–6 Agustus 2026.
Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Mohamad Tahir Laendeng, menyatakan potensi gelombang tinggi berkategori sedang dipicu oleh pola angin kencang yang dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W di wilayah utara Indonesia.
“Berdasarkan informasi BMKG, angin di wilayah Teluk Tomini perairan selatan Gorontalo umumnya bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan berkisar 10–20 knots,” ujar Tahir saat memberikan keterangan resmi di Gorontalo, Senin (3/8/2026).
Peringatan dini cuaca maritim dari BMKG Gorontalo tersebut berlaku efektif mulai Rabu (5/8/2026) pukul 08.00 WITA hingga Kamis (6/8/2026) pukul 08.00 WITA.
BPBD mengingatkan, agar seluruh operator kapal, nelayan, dan masyarakat pesisir tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca memburuk demi keselamatan jiwa.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau nelayan dan seluruh pengguna transportasi laut untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak memaksakan berlayar apabila kondisi gelombang dinilai membahayakan,” tegasnya.(mcgorontaloprov/antara)